News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Banjir Bandang di Sumatera

Mendagri: 337 Titik Pembersihan Lumpur Terdampak Bencana di Sumatra, 275 Sudah Selesai

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memaparkan perkembangan operasi pembersihan lumpur pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.

Dari total 337 titik yang terdata, sebanyak 275 titik telah berhasil diselesaikan, sementara sisanya masih dalam proses pengerjaan.

Hal itu disampaikannya dalam rapat evaluasi penanganan pascabencana Sumatera, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

“Operasi pembersihan lumpur kita sudah datakan,” ungkap Tito.

Tito merinci, untuk wilayah Aceh terdapat 297 titik pembersihan lumpur. Dari jumlah tersebut, 198 titik telah selesai ditangani dan 99 titik masih dalam proses pengerjaan.


“Untuk di Aceh ada 297 titik, yang sudah selesai dikerjakan 198 titik, yang masih dalam proses ada 99,” ucapnya.

Sementara di Sumatera Utara terdapat 11 titik pembersihan lumpur. Delapan titik telah rampung, dan tiga titik lainnya masih dalam penanganan, terutama di wilayah Tapanuli Tengah.

“Di Sumatera Utara ada 11, delapan sudah selesai, tinggal tiga titik terutama di Tapanuli Tengah,” mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Sedangkan di Sumatra Barat, Tito memastikan seluruh titik pembersihan lumpur telah ditangani.

“Kemudian di Sumatera Barat ada 29 titik pembersihan lumpur, semua sudah selesai dikerjakan,” beber mantan kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) itu.

Baca juga: Mendagri Tito Pastikan Stok Pangan di Aceh Aman Jelang Ramadan

Secara keseluruhan, dari 337 titik yang terdata, sebanyak 275 titik atau sekitar 70 persen telah diselesaikan. 

Namun, pemerintah masih harus bekerja keras untuk menyelesaikan titik-titik yang tersisa.

“Jadi total ada 337 titik pembersihan lumpur, sudah dikerjakan 275 atau 70 persen,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 56.331 personel gabungan masih dikerahkan, terdiri dari unsur TNI, Polri, serta aparat pemerintah daerah. 

Selain itu, Tito juga menyampaikan apresiasi kepada para relawan yang turut membantu proses pemulihan.

“Personel sekarang masih eksisting TNI, Polri dan dari pemerintah itu ada 56.331. Kita juga menghormati kerja dari teman-teman relawan, cukup banyak,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini