News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pemotor Terobos Palang, Tewas Tertabrak Kereta Api di Batang

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

EVAKUASI - Anggota kepolisian melakukan evakuasi kecelakaan tabrakan kreta api di palang pintu Kasepuhan wilayah Denasi Kulon, Kecamatan Batang, Kamis pagi (2/4/2026). TRIBUNJATENG/TITO ISNA UTAMA.

Ringkasan Berita:

  • Kecelakaan maut terjadi di perlintasan KA Batang saat pengendara motor menerobos palang dan tertabrak KA Sembrani hingga tewas 
  • Polisi menyebut insiden akibat kelalaian pengendara yang mengabaikan rambu keselamatan 
  • Kasus serupa juga terjadi di Jakarta Barat, menunjukkan pelanggaran di perlintasan masih kerap berulang

TRIBUNNEWS.COM, BATANG  – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan kereta api palang pintu Kasepuhan, wilayah Denasri Kulon, Kecamatan Batang, Kamis pagi (2/4/2026).

Seorang pengendara sepeda motor tewas di tempat setelah nekat menerobos palang pintu yang sudah tertutup dan tertabrak kereta api yang melintas.

Kapolsek Batang Kota, Hozalimen, menjelaskan insiden terjadi sekitar pukul 10.12 WIB saat Kereta Api Sembrani Eksekutif melaju dari arah barat ke timur.

“Kereta menabrak pengendara sepeda motor yang melintas dari arah selatan ke utara. Saat itu palang pintu sudah tertutup, namun korban tetap menerobos melalui celah yang ada,” ujarnya.

Korban diketahui bernama Tofani Zeki Kurniawan (53), warga Kota Pekalongan. Ia mengendarai sepeda motor Yamaha Xeon bernomor polisi G 3310 MT.

Akibat benturan keras, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi Karena Blokade Jalur Kereta Api, Sopir Mobil Berdalih Hanya Lakukan Ini

Petugas kepolisian bersama tim identifikasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans dari RSUD setempat.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menyimpulkan kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengendara yang tidak mengindahkan rambu keselamatan.

“Ini murni karena keteledoran pengendara. Petugas palang pintu sudah menjalankan tugas dengan baik,” tegas Kapolsek.

Penjaga palang pintu, Bowok (33), mengaku telah menutup palang sebelum kereta melintas. Namun, korban tetap memaksa melintas meski sudah diperingatkan.

“Sudah saya tutup palang pintu, tapi tetap menerobos. Sudah saya panggil-panggil, tapi tidak mendengarkan,” katanya.

Ia juga menyebut kejadian serupa kerap terjadi di lokasi tersebut.

Kasus Serupa  di Jakarta Barat

Kecelakaan di perlintasan kereta api bukan kali pertama terjadi.

Sebelumnya, insiden serupa juga terjadi di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (23/2/2026).

Seorang pengendara motor bernama Alex (52), warga Cipondoh, Kota Tangerang, tewas setelah tertabrak kereta api saat melintasi perlintasan di Jalan Warung Pojok.

Berdasarkan keterangan polisi, korban melaju dari arah selatan ke utara sebelum tertemper kereta api bandara jurusan Manggarai yang datang dari arah barat ke timur.

Korban mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Selain itu, pada Rabu (18/2/2026) malam, kecelakaan serupa juga terjadi di kawasan Pesing, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Baca juga: Periode Ramadan-Idulfitri 2026, Pengiriman Hewan Peliharaan Gunakan Kereta Api Mencapai 13.435 Ekor

Seorang pengendara motor wanita tewas setelah tertabrak kereta api dan dilaporkan sempat tercebur ke Kali Pesing.

Korban mengalami luka berat di bagian kepala serta tubuh dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

 Rangkaian peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, khususnya di perlintasan kereta api.

Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal dan mengancam keselamatan jiwa.

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini