Ringkasan Berita:
- Buntut polemik dicoretnya Cathlyn Yvaine Lesmana dari calon Paskibraka Nasional dari Kota Makassar, DPRD Sulsel bakal panggil Kesbangpol Sulsel selaku panitia seleksi Paskibraka hingga pihak kepolisian
- DPRD Sulsel ingin menggali dengan lebih dalam permasalahan dari isu yang tengah ramai dibicarakan ini.
- RDP dengan Kesbangpol Sulsel dan sejumlah pihak direncanakan digelar pada awal Juni 2026 mendatang
- Kesbangpol Sulsel pun siap mempertanggungjawabkan nilai seleksi di hadapan publik
TRIBUNNEWS.COM - Beberapa hari terakhir ini, nama Cathlyn Yvaine Lesmana jadi sorotan nasional setelah ia dicoret dari calon Paskibraka Nasional perwakilan dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Namanya dicoret dan diganti dengan peserta seleksi lainnya dari salah satu kabupaten di Sulsel.
Buntut dari polemik ini, DPRD Sulawesi Selatan bakal panggil Badan kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel selaku panitia seleksi Paskibraka provinsi dan pihak-pihak lain dalam rapat dengan pendapat (RDP) bulan Juni 2026 depan.
Andre Prasetyo Tanta selaku anggota Komisi C DPRD Sulsel mengatakan, pihaknya ingin menelusuri persoalan ini hingga tuntas.
Anggota DPRD Sulsel juga sudah sepakat mengagendakan RDP bersama seluruh pihak yang terkait untuk mengetahui secara jelas proses seleksi calon Paskibraka yang akan dikirimkan ke Jakarta ini.
"Meminta agar secepatnya kita melaksanakan rapat dengar pendapat bersama dengan Kapolda Provinsi Sulawesi Selatan dan seluruh panitia seleksi Paskibraka yang akan dikirimkan ke nasional untuk kita mengetahui permasalahan ini," katanya, dikutip dari Kompas.com.
"Insyaallah kami akan agendakan nanti di hari Selasa tanggal 2 (Juni 2026)," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin mengatakan, pihaknya siap mempertanggungjawabkan hasil seleksi Paskibraka yang akan dikirimkan ke tingkat nasional.
"Bisa sekali (dipertanggungjawabkan). Makanya saya bilang kalau hanya yang dipersoalkan hanya seleksinya, saya siap 24 jam," ujarnya.
Ia pun menyayangkan adanya isu rasisme dari dicoretnya nama Cathlyn.
"Tapi, ini menyangkut rasisme, ada unsur rasis di dalamnya sehingga saya kurang enak untuk mendengar itu," jelas Bustanul.
Baca juga: Siapa Cathlyn Yvaine Lesmana? Calon Paskibraka Viral asal Makassar yang Dicoret Meski Lolos Seleksi
Ia juga menjelaskan bahwa Cathlyn lolos sebagai anggota Paskibraka Provinsi Sulsel, namun tidak masuk ke calon Paskibraka Nasional karena berada di peringkat ketujuh.
Sementara yang dikirimkan ke tingkat nasional adalah tiga pasang putra-putri dengan nilai tertinggi.
"Kalau kuotanya tujuh, Cathlyn ini dikirim ke pusat," ujarnya.
Sebelumnya, Bustanul juga membantah adanya kecurangan atau diskriminasi dalam penentuan peserta.
"Dari awal kami pastikan pelaksanaan seleksi utusan kabupaten/kota ke provinsi berjalan objektif dan transparan. Tidak ada titipan, apalagi diskriminasi rasial," Kata Bustanul Arifin, dikutip dari Tribun-Timur.com.
Diketahui, seleksi Paskibraka 2026 tingkat provinsi dinilai dari hasil TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), TIU (Tes Intelijensi Umum), kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), keterampilan, dan kepribadian peserta.
Ia menuturkan, penilaian tersebut dilakukan langsung oleh tim seleksi pusat yang terdiri dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), DPPI Pusat, TNI, Polri, hingga Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).
Bustanul juga menampik adanya isu diskriminasi etnis dalam perekrutan Paskibraka.
"Yang agak lucu kenapa yang dipersoalkan adalah utusan kota Makassar yang kebetulan etnis Tionghoa. Padahal Kota Makassar mengirim tiga utusan putri, dan dari hasil seleksi utusan putri dari Makassar, utusan yang lain lebih tinggi (nilainya) dari utusan dimaksud (Cathlyn), harusnya yg lebih tinggi nilainya itu yg diperjuangkan"
"Tidak ada menganulir sepihak atau penggantian, logikanya kalau ada anggapan menganulir pengumuman atau ada penggantian, harusnya ada pengumuman awal dan diganti dengan pengumuman baru, tunjukkan ke saya mana pengumuman yang dianulir atau diganti tersebut" pungkasnya.
Sosok Cathlyn Yvaine Lesmana
Cathlyn Yvaine Lesmana merupakan Siswi SMAS Cerdas Bangka ini memiliki prestasi yang tak main-main di tingkat nasional maupun internasional.
Pada tahun 2024 lalu, ia mendapatkan medali emas dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) dan medali perak pada tahun 2025.
Baca juga: Bantah Isu Rasisme soal Calon Paskibraka Makassar Dicoret, Bangkespol: Nilainya Bukan yang Tertinggi
ISIF sendiri merupakan kompetisi karya ilmiah dan penemuan tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan.
Tak sampai di situ, siswi dengan tinggi badan 170 sentimeter ini juga meraih medali perunggu dalam ajang Senior High School Olympiad 2025 serta Mandarin Proficiency Championship Indonesia 2026 Level 3.
Cathlyn, yang mempunyai bakat catwalk serta mahir dalam bahasa Mandarin dan Inggris, pernah mendapatkan medali emas pada Pekan Olimpiade Sains Nusantara 2024 (POSN).
Melalui akun Instagram @cathlynlesmana, Cathlyn membagikan kegiatannya dalam modeling.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Nama Cathlyn Yvaine Lesmana Dicoret, DPPI Makassar Kecewa Hasil Seleksi Paskibraka Sulsel
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz/Siti Aminah)(Kompas.com, Yefta Christopherus Asia Sanjaya)
Baca tanpa iklan