News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

OTT KPK di Muara Enim

Ironis, 5 Hari Setelah Berkomitmen Cegah Korupsi Bersama KPK, Edison Terjaring OTT

Editor: Glery Lazuardi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ringkasan Berita:

  • KPK menangkap Bupati Muara Enim, Edison, dalam OTT di Jakarta dan Sumsel, hanya lima hari setelah ia menandatangani komitmen antikorupsi PBJ. 
  • Sepuluh orang diamankan, termasuk lima pejabat Pemkab. 
  • KPK menyita uang ratusan juta rupiah. 
  • Rumah dinas dan kantor Pemkab disegel, Edison diperiksa di Polda Sumsel

TRIBUNNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Muara Enim, Edison, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Jakarta dan Sumatera Selatan.

Penangkapan tersebut menjadi sorotan karena terjadi hanya lima hari setelah Edison menghadiri acara penandatanganan komitmen pencegahan korupsi sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) bersama KPK di Palembang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi operasi tangkap tangan yang dilakukan di dua wilayah sekaligus, yakni Jakarta dan Sumatera Selatan.

"Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan," jelas Budi dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2026).

Dari total 10 orang yang diamankan, lima di antaranya merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Bupati Edison.

Sementara lima orang lainnya berasal dari pihak swasta yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

"Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim, salah satunya Bupati. Kemudian lima orang lainnya dari pihak swasta," sambungnya.

KPK menyebut tim penyidik masih melakukan pendalaman terkait perkara tersebut.

"Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangannya," ungkapnya.

Lima Hari Setelah Berkomitmen Cegah Korupsi

Penangkapan Edison menjadi perhatian publik karena hanya berselang lima hari setelah dirinya menghadiri acara penandatanganan komitmen pencegahan korupsi sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di Auditorium Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Palembang, pada Kamis (4/6/2026).

Berdasarkan unggahan akun Instagram resmi @humaspimpinan_muaraenim, kegiatan tersebut merupakan agenda yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama KPK dan turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru serta Deputi Bidang Informasi dan Data KPK, Eko Marjono.

Dalam unggahan tersebut, Edison bahkan menyampaikan pesan kepada seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Muara Enim agar menjaga integritas dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

“Bupati mengimbau seluruh aparatur Pemkab Muara Enim untuk selalu proaktif memahami regulasi, menjaga transparansi, menghindari mark-up, serta menolak keras pekerjaan fiktif demi tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” tulis akun @humaspimpinan_muaraenim.

Namun, pada Senin (8/6/2026), Edison justru menjadi salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap KPK.

Baca juga: Sejak 2019, 3 Bupati Muara Enim Jadi Tersangka Korupsi di KPK

Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

Dalam OTT tersebut, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

"Untuk barang bukti, sejauh ini terinformasi ada uang tunai senilai ratusan juta rupiah," ujarnya.

Budi menjelaskan bahwa operasi ini berkaitan dengan dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara dari pihak swasta yang terkait dengan proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

“Dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara di wilayah Kabupaten Muara Enim dari pihak swasta, berkaitan dengan pengadaan-pengadaan yang ada di Pemkab Muara Enim,” ucap dia.

Sempat Beraktivitas Normal Sebelum Diamankan

Sebelum diamankan penyidik KPK, Edison masih menjalani sejumlah agenda kedinasan pada Senin pagi.

Sekitar pukul 07.30 WIB, ia memimpin apel bulanan sekaligus penyerahan keputusan pensiun PNS Pemkab Muara Enim dan penyerahan bantuan kendaraan ambulans serta mobil toilet dari PT KAI Drive Palembang di halaman Kantor Pemkab Muara Enim.

Pada pukul 09.00 WIB, Edison menghadiri kegiatan kick-off Program RUMPUN HIJAU (Ruang Masyarakat dan Perempuan Hidupkan Inisiatif Hijau) di ruang rapat Pangripta Nusantara Muara Enim.

Selama mengikuti agenda tersebut, situasi masih terlihat normal. Bahkan Edison masih melayani pertanyaan wartawan terkait kegiatan yang baru dibukanya.

Saat itu, beredar informasi mengenai penangkapan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Muara Enim. Namun Edison memilih tidak memberikan tanggapan.

Memasuki siang hari, tim KPK mulai melakukan penyegelan di sejumlah lokasi, termasuk Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim, ruang kerja Bupati Muara Enim, ruang tunggu bupati, serta ruang Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Rumah dinas Bupati Muara Enim juga turut disegel oleh penyidik KPK.

Informasi yang beredar menyebutkan Edison diamankan sekitar pukul 15.00 WIB di rumah dinasnya sebelum dibawa ke Palembang untuk menjalani pemeriksaan.

Diperiksa di Polda Sumsel, Akan Dibawa ke Jakarta

Saat ini Edison masih menjalani pemeriksaan awal di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan.

"Untuk Bupati, salah satu pihak yang diamankan di wilayah Sumatera Selatan. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Polda Sumsel," kata Budi kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Menurut Budi, penyidik berencana membawa Edison ke Jakarta untuk menjalani proses pemeriksaan lanjutan.

"Rencana baru besok. Jadi yang pasti malam ini, sampai dengan saat ini ya, belum ada rencana membawa Bupati ke Gedung KPK Merah Putih. Nanti kami update lagi, ya kan baru akan ekspose malam ini," sebutnya.

Selain Edison, sejumlah pihak lain juga masih menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan penerimaan suap dalam proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Kronologi Penangkapan Bupati Muara Enim Edison oleh KPK Diduga di Rumah Dinas

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Momen Bupati Muara Enim Edison Sebelum Terjaring OTT, Sempat Hadiri Acara Antikorupsi KPK

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini