TRIBUNNEWS.COM - Permasalahan jalan rusak menjadi salah satu perhatian nasional.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024 mencatat, total panjang jalan di Indonesia mencapai 439.684 kilometer.
Dari jumlah tersebut, panjang jalan berdasar kewenangan nasional (jalan negara) mencapai 47.764 kilometer, jalan provinsi 55.875 kilometer, dan jalan kabupaten/kota 439.684 kilometer.
Dikutip dari data Kompas, tingkat kerusakan jalan provinsi dan kabupaten/kota secara nasional dilaporkan mencapai 30 persen hingga 40 persen atau sekitar 140.000-160.000 kilometer.
Permasalahan jalan rusak juga menjadi perhatian di Provinsi Jawa Tengah dan memantik respons pemerintah daerah.
Setelah menuai berbagai kritik terkait kondisi jalan, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, menggelontorkan Rp 200 miliar melalui realokasi anggaran APBD 2026.
Tetapi, Luthfi menegaskan pembangunan jalan tak bisa dilakukan seketika.
“Jadi untuk tahun 2026 ini, daripada menunggu anggaran perubahan bulan September, kita membuat Perkada (Peraturan Kepala Daerah), untuk menggeser beberapa anggaran yang kita gunakan untuk pemeliharaan jalan,” kata Luthfi setelah Rapat Evaluasi APBD 2026 dan Persiapan APBD Perubahan 2026 di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (8/6/2026), dikutip dari laman Pemprov Jateng.
Mantan Kapolda Jateng itu mengatakan, kebijakan pengalihan anggaran ditempuh untuk meningkatkan kembali tingkat kemantapan jalan provinsi yang sempat turun akibat musim hujan berkepanjangan hingga awal 2026.
Kemantapan jalan adalah indikator yang menggambarkan kondisi fisik suatu ruas jalan berdasarkan tingkat kerusakan dan kelayakannya untuk dilalui.
“Hari ini saya putuskan dengan Wagub, Sekda, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), bahwa khusus infrastruktur akan kita buatkan Perkada."
"Sehingga, jalan-jalan provinsi yang sekarang kualifikasinya rusak berat, insyaallah dalam waktu dekat kita lakukan pemeliharaan dan peningkatan. Saya ingin 2026 ini kembali ke 2025, bahwa kemantapan jalan provinsi harus 94,4 persen,” tegas Luthfi.
Baca juga: Fakta Menarik Jalan H.R. Rasuna Said, Ikon Baru Jakarta Kota Global
Anggaran tambahan tersebut, ungkap Luthfi, akan difokuskan untuk memperbaiki ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.
Beberapa di antaranya yakni ruas Randublatung-Cepu, sejumlah jalan di kawasan Soloraya, hingga ruas Keling-Kelet di Kabupaten Jepara.
Baca tanpa iklan