News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sidang Video Porno Ariel

Kata Sosiolog Video Ariel Tidak Meresahkan

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Vokalis Peterpan Ariel bersidang di Pengadilan Negeri Bandung karena tersandung kasus video mesum.

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sosiolog Universitas Indonesia Tamrin Amal Tamagola mengatakan video porno mirip Ariel tidak meresahkan bagi sebagian masyarakat Indonesia. Karena sebagian masyarakat Indonesia, menganggap hal itu biasa.

"Di Indonesia itu ada 653 suku bangsa. Sebagiannya menganggap biasa," kata Tamrin, seusai menjadi saksi kasus Ariel di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kamis (30/12/2010).

Dikatakan Tamrin, contoh masyarakat yang tidak resah akan video tersebut, yakni suku Dayak, sejumlah masyarakat Bali, Mentawai, dan Papua.

"Dari hasil penelitian saya di Dayak itu, bersenggama tanpa diikat oleh perkawinan, oleh sejumlah masyarakat sana sudah dianggap biasa. Malah bagiĀ  mereka hal itu dianggap sebagai pembelajaran seks," kata Tamrin.

Tamrin menambahkan, yang resah akan keberadaan video porno mirip Ariel, kebanyakan kalangan tua. Kalangan muda di Indonesia, sebagiannya sudah juga menganggap biasa. Buktinya dari survei lembaga Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN ) 55 persen orang muda di Indonesia sudah tidak perawan dan bujangan.

Dikatakan Tamrin, pihaknya juga menilai jika kasus Ariel tidak bisa diterapkan oleh hukum positif. Karena negara tidak bisa mengatur moral seseorang.

"UU Pornografi diadakan untuk meminimalisir industri pornografi, bukan mengatur moral secara pribadi," kata Tamrin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini