Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA - Kaburnya Ruspita Sari Siahaan, (13) alias Vita, bintang iklan cilik yang kabur dari rumah pada 9 Januari 2012, lalu, mengundang rasa penasaran Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait untuk mengetahui duduk masalah yang tengah dihadapinya.
Arist kemudian mendatangi kediaman orangtua Ruspita di kawasan Jalan Mangga, Cipayung, Jakarta Timur. Di rumah itu, ia bertemu Lily, (50), ibunda Ruspita. Mereka lantas bercakap-cakap mengenai kehidupan keluarga tersebut, terutama Ruspita.
Dari percakapan itu, Arist sama sekali tidak menemui letak unsur eksploitasi yang sempat diberitakan oleh media massa. Melainkan, ia menilai adanya perubahan sikap yang dialami Ruspita dari anak-anak ke remaja mengingat usianya baru 13 tahun.
"Dia (Ruspita) hanya bintang figuran," ujar Arist, Jumat, (27/1/2012), saat dihubungi via telepon. Hal itu menunjukkan bahwa penghasilan Ruspita bukan sebagai tulang punggung keluarga.
Kesimpulan sementara, Arist menuturkan dari pembicaraan bersama ibunya itu, Ruspita seperti memiliki obsesi untuk menjadi bintang terkenal. Bahkan, demi merealisasikannya itu Ruspita pernah mengklaim menjadi anak angkat seseorang yang secara ekonomi lebih mapan.
Baca tanpa iklan