Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA - Meriam Bellina mengalami tekanan. Sejak tahun 2009, ia baru sekarang memberanikan diri untuk mengungkapkan perlakuan tidak menyenangkan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Hotman Paris Hutapea, kepadanya.
"Saya rasa namanya perempuan ketika ada banyaknya persoalan dan masalah yang terakumulasi, dia akan punya caranya sendiri. sehingga pada puncaknya ya seperti ini," ujar Dwi Ria Latifa, Kamis, (29/3/2012), saat dihubungi via telepon.
Nah, berkat akumulasi penderitaan itulah, Meriam akhirnya melaporkan perbuatan pengacara Nazaruddin tersebut, ke Polda Metro Jaya, kemarin sore. "Jadi itu yang bisa saya sampaikan," ucapnya.
Dengan kata lain, aktris yang terkenal di era 1980-an itu, selama tiga tahun terakhir ini sudah cukup bersabar? "Silakan interpretasikan sendiri," katanya lagi.
Meriam Bellina Rabu (28/3/2012) sore mendatangi Polda Metro Jaya. Kedatangannya itu ternyata melaporkan Hotman dengan tuduhan perbuatan tidak menyenangkan dan penganiayaan. Kejadiannya, bermula pada 2009. Sebagai teman dekat, Meriam Bellina mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh Hotman.
Bahkan, hingga saat ini Hotman masih mengirim ancaman dan hinaan terhadap Meriam Belina melalui pesan singkat dan telepon. Isi pesannya berbunyi : Perempuan penampung sperma, perempuan jual diri.
Baca tanpa iklan