News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Sunni Girlband Bingung Biaya Sekolah

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sunni, girlband asal SMA Negeri 1 Sidayu Gresik, Sabtu (11/2/2012) lusa bakal menghadapi penentuan nasib di pentas Boy-Girl Band Indonesia (BGBI).

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK  - Sunni, girlband asal Gresik akhirnya memutuskan pindah ke Jakarta agar bisa fokus pada kontrak yang sudah mereka sepakati sebagai jawara Boy-Girl Band Indonesia (BGBI) 2012. Proses kepindahan delapan murid SMA Negeri 1 Sidayu Gresik ini dilakukan mulai minggu depan.  

"Rencananya, akhir Mei atau awal Juni kami ke Jakarta untuk kepentingan rekaman sekaligus mencari rumah dan sekolah," ujar Mukharom, guru seni SMAN I Sidayu sekaligus manajer Sunni.

Ditemui usai mengisi acara HUT PT Polowijo Gosari, Sabtu (12/5) sore, pria yang akrab disapa Ayong ini mengatakan, kepindahan anak didiknya ke Jakarta itu sudah dibicarakan dengan seluruh orang tua anggota Sunni serta pihak sekolah. "Karena ini adalah bagian dari kontrak kami dengan SCTV selama dua tahun. Kami harus mematuhi kontrak tersebut. Tentunya, setelah urusan sekolah anggota diselesaikan di Sidayu," ujar Ayong.

Masalahnya, kata Ayong, dari delapan anggota Sunni, empat diantaranya, yaitu Fida, Oya, Rina, dan Lela sudah selesai SMA. Mereka kini menunggu pengumuman dari Universitas Airlangga, Universitas Surabaya (Unesa), dan Universitas Brawijaya karena mereka mendaftar di PTN tersebut melalui jalur undangan.

Sedangkan empat anggota lain, yaitu Rosa, Ruli, Dita dan Fita harus mengikuti ujian kenaikan kelas karena mereka masih kelas 2 SMA. "Kami sudah dapat masukan, untuk yang SMA bakal pindah ke SMAN 3 Jakarta," tambah Ayong.

Untuk yang baru masuk PTN, Ayong mengaku belum bisa memikirkan. Hanya saja, ada salah satu orang tua yang menyatakan bila anaknya diterima di PTN akan langsung mengajukan cuti setahun untuk bisa memenuhi kontrak di Jakarta.

Selama di Jakarta, lanjut Ayong, personel Sunni akan ditanggung biaya hidupnya termasuk pengadaan rumah oleh pihak label. Sedangkan untuk pendidikan belum mendapat kepastian karena pihak label dan SCTV tidak bersedia menanggung.

"Pihak SCTV menyarankan kami bicara dengan label agar dibantu untuk soal pendidikan," tambah Ayong.

Meski sudah memastikan pindah ke Jakarta, Ayong belum mendapatkan salinan kontrak antara manajemen dalam hal ini SCTV dengan pihak label. Sehingga pihaknya selaku pembina Sunni belum bisa mengatakan soal materi lagu dalam rekaman nanti. "Kami belum tahu, apakah nanti album atau cuma single. Semuanya masih digodok dan katanya MoU sudah mencapai 80 persen," tambahnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini