News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konser Lady Gaga

Tercium Aroma Persaingan Tak Sehat Antarpromotor Musik

Penulis: Willem Jonata
Editor: Agung Budi Santoso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Demo anti Lady Gaga di Filipina, Jumat (18/5/2012)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di balik tentangan kedatangan Lady Gaga ke Jakarta, tercium aroma persaingan kurang sehat antarpromotor musik dalam berebut mendatangkan sang superstar nyentrik itu ke Jakarta.

Meski tidak secara langsung melontarkan dugaan itu, namun promotor Big Daddy menduga banyak promotor yang ingin berebut mendapatkan kesempatan emas dari Gaga.

"Mungkin hampir semua promotor ya. Namanya dia kan artis yang populer di dunia. Pasti semua pengin dapat," ucap Director Big Daddy, Jacqueline Losung.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui berapa jumlah promotor yang ikut bernegosiasi untuk bisa mendapatkan hak penyelenggaraan konser penyanyi yang kontroversial dengan lagu "Judas"-nya itu.

"Saya enggak tahu, yang tahu kan artis manajemennya. Terus terang kita enggak tahu," tegasnya. Yang jelas ia menolak berkomentar tentang dugaan adanya persaingan bisnis ketika Big Daddy kesulitan mendapatkan izin pertunjukan.

"Saya enggak mau komentar ah, kalau persaingan bisnis," ucapnya.

Selama ini, tambahnya, dalam setiap penyelenggaraan konser, jual tiket, dan juga hampir semua konser yang telah dilaksanakan berakhir dengan baik. Tak pelak reputasi itu kemudian menjadi rekomendasi dari manajemen artis untuk mengadakan konser besar seperti Lady Gaga, pada 3 Juni 2012 di Jakarta.

"Itu menjadi rekomendasi rekomendasi ke artis manajemen ini bahwa Big Daddy adalah promotor profesional untuk menyelenggarakan konser besar," tandasnya.

Berita terkait

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini