News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dewi Perssik: Vulgar Itu Tergantung Cara Pandangnya

Penulis: Willem Jonata
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain film sexy yang juga penyanyi dangdut, Dewi Murya Agung atau yang akrab disapa Dewi Perssik saat menghadiri acara Festival Film untuk Perdamaian di Blitzmegaplex Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2012) malam. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM-JAKARTA - Dewi Perssik mengklaim, selama ini selalu selektif dalam menerima tawaran film. Meskipun, main dalam film bergenre horor yang mempertontonkan sensualiatas atau vulgar, ia tetap melihat visi dan misi yang berpatokan pada unsur seni.

"Dari dulu aku selektif. Vulgar itu kan bergantung visi, misi, dan kacamata kita untuk memandang seni," ucapnya, saat ditemui semalam, usai acara International Festival For Peace, Inspiration and Equality di Blitzmegaplex, Grand Indonesia, Jakarta.

Selama ini, bekas istri Saipul Jamil itu, telah bermain dalam sejumlah film layar lebar bergenre horor. Di antaranya, "Pacar Hantu Perawan, Paku Kuntilanak", dan "Arwah Kuntilanak Duyung", "Arwah Goyang Jupe-Depe" dan "Mr Bean Kesurupan Depe".

Dua filmnya mengundang kontroversial. Misalnya, "Arwah Goyang Jupe-Depe" yang mendapat kecaman dari pihak tertentu sehingga terpaksa mengganti judul aslinya. Bahkan, dalam proses pembuatan filmnya, wanita yang akrab disapa Depe itu, harus menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur karena perseteruannya dengan lawan mainnya, Julia Perez atau Jupe.

"Mr Bean Kesurupan Depe" juga tidak kalah heboh. Film itu dinilai telah melakukan kebohongan publik karena Mr Bean dalam film itu bukan dibintangi oleh Rowan Atkinson.

Tetapi, Depe berkilah bahwa setiap proses kreatifnya dalam seni peran itu, dilakukan secara terencana. Masalah berupa kritik terhadap film dan aktingnya merupakan bagian dari proses pembelajaran. Karena itu, sampai sekarang ia tak pernah puas atas pencapaiannya.

"Saya belum puas karena masih mau belajar, setiap film ada karakter baru saya ingin lagi-lagi belajar. Selama ini saya otodidak, kalau saya enggak bagus, saya akan menerima," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini