News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Niat Nina Tamam Adopsi Anak Belum Tercapai

Penulis: ferro maulana
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Nina Tamam, artis

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Ferro Maulana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak duduk dikelas 3 Sekolah Dasar, Nina Tamam punya 3 cita-cita. Dua dari keinginannya sudah tercapai. Lalu, apakah angan Nina yang belum kesampaian?

Menjadi seorang penyanyi dan menikah sudah dilakoninya. Namun, keinginannya mengadopsi anak belum ia dapatkan hingga sekarang.

Selain karena belum punya anak selama 10 tahun dari pernikahannya bersama Erikar Lebang,  presenter 'Ekspresi' ini punya alasan lain yang membuatnya menggebu-gebu ingin adopsi anak.

Rupanya Nina terkenang kisah masa kecilnya. Saat itu, orangtuanya memberikan pilihan cara merayakan ulang tahunnya. Pilihnnya mau bikin pesta, jalan-jalan, atau beli pompa air untuk anak-anak dipanti asuhan.

Nina memilih membelikan pompa air untuk anak panti asuhan. Di sinilah hati Nina kecil waktu itu terenyuh. Ia baru sadar betapa beruntung hidupnya masih  punya orangtua dan tidak kekurangan satupun.

" Sejak itu tercetus aku mau adopsi anak nanti. Nah, kayanya Tuhan nagih janji nih, 'Mana katanya mau adopsi' makanya sampai  sekarang belum punya anak," katanya.

Pemilik nama lengkap Nuraini Sukoningrum Tamam ini juga iba melihat kondisi anak-anak panti asuhan yang serba kekurangan.

Sekarang, sebelum adopsi anak dicapainya, pemilik album 'Nina' ini  mengadopsi 2 ekor anjing yang ia temukan saat syuting film terbarunya 'Cita-Cita Setinggi Tanah (CCST)'.

"Tinggal adopsi anak, yang udah adopsi anjing. Seneng banget. Apa lagi bisa bawa pulang dua anjing adopsi. Jenisnya muntilan hehe.. Namanya ringgo sama Kimi," ujarnya saat ditemui di gedung Djakarta Theatre XXI, lt.3, Jl. M.H. Thamrin no. 9, Jakarta Pusat, Selasa (2/10/2012).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini