News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Terlalu Syur, Ratusan Meter Adegan Jupe Dipangkas LSF

Penulis: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain film Yuli Rachmawati atau sering dipanggil Julia Perez atau Jupe saat ditemui pada acara Tribute To Batik Indonesia di Pasaraya Lantai 2, Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2012). Jupe memiliki koleksi baju batik yang akan di pamerkan pada festival batik dari tokoh selebritis. (Tribun Jakarta/Jeprima)

TRIBUNNEWS.COM – Film layar lebar yang Julia Perez mainkan rupanya tak pernah jauh-jauh dari film bergenre horor, bertema hantu-hantuan, yang menjual adegan syur dan tubuh seksi. Buktinya, film terbaru dia yang kini rilis di pasar berjudul Kutukan Arwah Santet. Di film ini Jupe berperan sebagai Kirana.

Sebelum film ini beredar, dia sudah menjadi topik obrolan di jejaring sosial Twitter. "Di Twitter ada yang bilang film Jupe baru naik, tapi sudah turun. Saya bilang, bagaimana mau turun, naik saja belum," kata Jupe dalam konferensi pers film ini di Planet Holywood, Jakarta, Senin (1/10/2012).

Jupe berkilah, keterlambatan film ini beredar di bioskop lantaran tertahan di Lembaga Sensor Film (LSF) karena banyak adegan yang harus dipotong lantaran dinilai tak senonoh. Kabarnya, ada ratusan meter rol film berisi adegan syur yang harus dipotong LSF.

"Film ini seharusnya tayang 27 September. Ada dua hari keterlambatan karena penyensorannya banyak, ada 135 meter. Bisa dibayangkan sebanyak apa kan," beber Jupe.

Jupe mengaku tak keberatan dengan sensor yang diberlakukan lembaga resmi negara tersebut terhadap film yang dibintanginya lantaran imej dia bisa hancur jika adegan itu tidak dipotong.

Tapi kok kamu mau juga main? Jupe tak menjawab. Dia menegaskan, meski adegan film ini banyak disensor, pokok cerita dalam film tersebut tidak akan berubah. "Pemotongan Itu enggak mengubah dari sisi cerita, filmnya lebih halus dan jujur," kata Jupe berpromosi.

Jupe berterus-terang, dirinya cukup bosan main film horor lagi. Sebagai aktris, dia ingin naik kelas dengan membintangi film dengan genre lain yang lebih berkelas. "Saya memang pemain film horor, tapi saya ingin naik kelas kayak pemain Holywood. Pemain luar ada bumbunya (seks) tapi hanya pelengkap. Enggak selamanya horor itu vulgar, tapi seksi yang elegan," kata Jupe seraya mengaku maklum terhadap keluhan dan persepsi masyarakat terhadap film-film horor yang dibintanginya dan diproduseri Shanker RS. "Kami berkarya pasti ada positive dan negatif. Kalau nggak diomongin orang, malah jadi hambar," kilah Jupe.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini