News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tak Percaya Diri, Personel KOTAK Gaet Dewiq Ciptakan Lagu

Penulis: Willem Jonata
Editor: Widiyabuana Slay
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Vokalis grup band Kotak Tantri Syalindri Ichlasari atau biasa dipanggil tantri Kotak saat ditemui pada sela-sela syuting video klip bandnya yang berjudul Kecuali Kamu di Jalan Sirsak 812, Puri Bagas Nauli, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (3/9/2012). Tantri kaget ketika melihat dirinya dicermin tampil dengan busana yang sangat fenimin, Ia tampil cantik mengenakan dress berwarna putih dan sepatu high heels merah. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Tantri dan Chua, dua personel KOTAK itu, rupanya belum percaya diri dengan lagu ciptannya sendiri. Mereka sengaja melibatkan sejumlah musisi untuk memoles lagu berjudul "Hijaukan Bumi" yang menjadi lagu baru dalam album baru kompilasi bertajuk "Terbaik" yang dirilis akhir tahun ini.

Salah satu musisi yang dilibatkannya adalah Dewiq, penyanyi sekaligus pencipta lagu yang acapkali melahirkan hits dalam karier bermusiknya. Menurut mereka, Dewiq mengetahui titik kelemahannya.

"Kenapa Dewiq, karena selama ini kita kerjasama. Dia tahu titik kelemahan kita. Dia bisa tahu mana yang harus dipasarkan. Ini enggak Dewiq doang, tapi bareng-bareng, bikin lirik juga bareng-bareng," Tantri, vokalis KOTAK, dalam jumpa pers peluncuran album "Terbaik" di KFC Kemang, Jakarta Selatan.

Track "Hijaukan Bumi" itu, menceritakan kepedulian KOTAK terhadap pelestarian bumi. Komposisi ciptaan Tantri dan Chua itu dibalut dengan beat hard rock. Lagu itu, sekaligus cara mereka mengajak para penggemarnya untuk melestarikan lingkungan.

Hal itu menjadi misi mereka sebagai band yang memiliki fan based yang cukup banyak di Indonesia. Mereka merasa perlu untuk mengambil bagian dalam upaya tersebut.

"Kami pikir karena massa kerabat kotak sudah banyak kita harus bikin misi apa. Makanya itu "Hijaukan Bumi", kita enggak pengin bikin yang buat jualan aja. Kita harus bikin yang bisa menginspirasi tentang bumi," ucap Chua, sang basis.

Bumi, lanjut dia, sudah mengalami kerusakan akibat ulah manusia. Matahari terasa makin panas. "Alhamdullilah mereka mendengarkan, banyak mengerjakan upaya ini dan itu. Intinya kita mengajak mereka," tandas Chua.

SELEB POPULER

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini