News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anak Tiri Nassar KDI Diculik

Nassar Kenali Suara Penculik Anaknya

Penulis: Willem Jonata
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyanyi dangdut yang terkenal lewat ajang pencarian bakat Nassar saat menjadi pemenang dalam kategori Penyanyi Dangdut Terdahsyat pada malam puncak Dahsyatnya Awards 2013 di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013) malam. (Tribun Jakarta/Jeprima)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nassar sudah menghubungi nomor telepon milik orang yang mengaku sebagai penculik Siti Nurjanah, anaknya. Namun, setelah pembicaraan itu, ia tampaknya curiga kalau anaknya tidak sedang bersama pemilik nomor telepon tersebut.

"Saya percaya kalau Nana (sapaan akrab Siti) enggak sama dia. Karena memang coba saya minta ngomong (dengan Nana), eh dia enggak ngasih. Bagaimana saya bisa percaya kalau begitu," ucapnya, Kamis, (24/1/2013), saat dihubungi wartawan.

Menurutnya, suara orang di balik telepon tersebut tidak asing di telinganya. Sebelumnya, ia pernah berbicara dengannya. Tetapi, si penelepon menggunakan nomor handphone yang tidak bisa terdeteksi alias private number.

"Iya, sudah tahu karakter suaranya dia. Dia juga sebelumnya pernah telepon saya dengan privite number dan nomor-nomor lainnya," terang jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) itu.

Dalam pembicaraan tersebut, orang yang mengaku menculik Nana sempat mengajukan permintaan uang sebagai tebusan dan segala macamnya. Tetapi permintaan itu, tidak diindahkan oleh suami Muzdalifah. Ia tidak percaya Nana bersama orang tersebut.

Sebelumnya, sebuah pesan berantai lewat surat elektronik beredar di kalangan wartawan. Dalam pesan tersebut, Nassar dan Muzdalifah diminta menghubunginya sebelum pukul 4 sore, untuk mengetahui keberadaan anaknya. Kalau tidak diindahkan anaknya tidak akan kembali.

Dalam pesan itu, juga menyebutkan supaya Nassar jangan coba-coba melakukan penyadapan, melacak, apalagi merekam pembicaraan itu, dengan melibatkan pihak kepolisian. Si pengirim pesan meninggalkan nomor handphone untuk dihubungi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini