News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Marak Pembajakan, VCD Asli Pun Kini Dijual di Lapak Kaki Lima

Editor: Agung Budi Santoso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tim Penyidik Ditjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Kemenkum HAM menggerebek para pedagang DVD dan VCD bajakan di Plaza Glodok, Jakarta Barat, Jumat (1/2/2013). Tim HKI itu berhasil menyita sekitar 6 ton VCD dan DVD bajakan dari 3 toko,terkait warning yang dikeluarkan pihaknya sejak September 2012 untuk membasmi peredaran VCD dan DVD bajakan. TRIBUNNEWS/HERUDIN

WARTAKOTALIVE.COM, SENAYAN
Maraknya ilegal download dan pembajakan, membuat para pelaku Industri Musik baik label maupun artis terpaksa harus mencari cara lain agar tetap bisa eksis.

Terlebih, kurang diminatinya produk CD oleh masyarakat luas dengan berbagai alasan, baik dari harga yang mahal sampai pada semakin sedikitnya toko kaset dan CD sehingga menyulitkan masyarakat yang ingin membeli CD artis pujaannya.

Tetapi, di sisi lain, industri musik lokal yang menjual produk-produk dari artis lokal melalui kemasan VCD, ternyata masih marak dan tumbuh subur.

"Melihat kenyataan itu, sekarang marak Industri musik lokal yang mengandalkan lapak kaki lima sebagai media jualan produk mereka. Dan ternyata langkah ini justru sangat diminati masyarakat," ujar Edi Hazt selaku Produser dari label Mesin Bintang Indonesia, dalam diskusi bertajuk 'Save Indonesian Music'  di FX Life Style, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2013).

Lapak kaki lima, kata Edi, selain mudah ditemukan hampir di seluruh pelosok daerah, juga  akan memudahkan masyarakat umum yang akan membeli produk artis kesayangan mereka.

"Di beberapa daerah bahkan lapak-lapak VCD menjadi seperti tujuan masyarakat. Pasarnya sangat bagus sekali.  Ini peluang yang kita selaku pelaku musik bisa ambil," tutupnya. (Feryanto Hadi)

Baca Artikel Menarik Sebelumnya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini