News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iwan Fals: Saya tak Suka Melihat Orang Disemena-menakan

Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

AKsi musisi Virgiawan Listanto atau lebih dikenal Iwan Fals saat tampil menghibur para media pada konferensi pers mengenai konser top coffe bersama Iwan Fals di Rolling Stone Cafe, Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (26/3/2013). (Tribun Jakarta/Jeprima)

Tribunnews.com, Singkawang — Dulu vokalis Iwan Fals dikenal sebagai musisi yang kerap bersuara lantang melalui nyanyiannya yang berlirik kritis. Namun, tidak demikian dengan zaman sekarang. Mengapa?

Iwan beralasan bahwa di masa kini setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk melontarkan kritik. Apalagi beberapa televisi sengaja menyiarkan program khusus yang menampilkan para kritikus. "Kadang di TV kita lihat talk show selalu kritik, lama-lama jenuh kalau lagunya juga harus kritik," kata Iwan dalam jumpa pers Top Coffee Concert di Hotel Dangau, Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu (13/4/2013).

Iwan mengaku banyak menerima banyak pertanyaan seperti ini, "Kemarin ada yang bilang, 'Kok bikin lagu yang cinta-cintaan terus? Kapan yang kritik?', "ceritanya.

Iwan pun bertutur sejak dulu ia tak pernah bermaksud memosisikan diri sebagai penyanyi lagu berlirik kritik. "Tetapi sungguh saya tidak pernah bilang saya tukang kritik, tapi saya tidak suka lihat orang disemena-menakan. Kalau itu ditafsirkan sebagai lagu kritik, ya saya enggak bisa apa-apa lagi," jelas Iwan.

Lewat lagunya, Iwan hanya mengharapkan keseimbangan hidup di negara ini. "Pada hakikatnya saya merindukan keseimbangan, saya pingin ngomong, kebetulan lewat lagu," ujar Iwan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini