Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Aryo Bayu tak menemui kesulitan berarti memerankan tokoh Hasan, pemuda yang memutuskan jadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Negeri Matahari Terbit, Jepang, dalam film "La Tahzan" (Jangan Bersedih), besutan sutradara Danial Rifki.
Sebab, pria kelahiran Jakarta, 6 Februari 1985 itu, sudah terbiasa hidup mandiri tatkala bermukim di Selandia Baru. Selama 16 tahun tinggal di sana, ia rupanya sering melakukan berbagai aktivitas seperti mencuci piring karena tidak ada pembantu rumahtangga.
"Di sana saya cuci piring, kami enggak ada kasta," terang Aryo, Senin, (1/7/2013), ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Mungkin, lanjut dia, TKI di Jepang juga punya kebiasaan yang sama meskipun berada di tempat yang berbeda. Karena itu, ia menggunakan pengalamannya di Selandia Baru untuk memerankan tokoh Hasan.
"Nah, pengalaman seperti itulah yang saya bawa ke depan kamera. Jadi, kira-kira menurut saya bisa membantu kalau jadi pekerja itu bagaimana," terangnya.
Baca tanpa iklan