News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Selera Musik Mahfud MD Itu yang Syahdu dan Sentimentil

Penulis: Willem Jonata
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD memberikan keterangan pers bersama juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi setelah melakukan koordinasi dengan KPK terkait jabatannya sebagai anggota Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi di Gedung KPK Jakarta, Senin (7/10/2013). Rabu 2 Oktober lalu KPK menangkap tangan Ketua MK Akil Mochtar bersama 5 orang lainnya karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dalam pengurusan sengketa pilkada Gunung Mas dan Lebak. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mahfud MD memang mengikuti perkembangan musik religi sejak 1970-an, mulai dari grup musik lawas seperti Gambus Al Fatah, Bimbo, Koes Plus, sampai Debu dan Maher Zain di era kini.

Namun, bukan berarti ia tidak menyukai musik lainnya. Yang kemudian jadi pertimbangannya menyukai musik, menurut bekas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, bergantung dari lirik dan nuansa yang dibawa pada lagu.

"Saya musik itu bergantung lirik, lagunya yang terdengar agak syahdu dan sentimentil," ucapnya, Senin, (4610/2013), saat ditemui di kawasan Mayestik, Jakarta Selatan.

Ia bisa menikmati semua musik yang ada. Mulai dari musik pop, jazz, bahkan dangdut sekalipun. Namun, dengan catatan alunan musiknya harus syahdu. "Pokoknya yang syahdu, saya nikmati saja," ucapnya.

Namun, diakuinya posisi musik religi begitu spesial di hatinya. Hatinya acapkali tersentuh apabila mendengarkan lagu seperti itu. Ia mencontohkan lagu berjudul "Rindu Rasul", yang dipopulerkan Bimbo.

"Liriknya banyak mengandung pesan," tandasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini