Laporan Wartawan Tribunnews.com, Achmad Rafiq
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berperan sebagai seorang aktivis mahasiswi pada film 'Di Balik 98', membuat aktris Chelsea Islan begitu semangat mempelajari sejarah Indonesia. Menurutnya, semangat nasionalisme anak muda zaman sekarang perlu digalakkan kembali seperti sejarah pada peristiwa Mei 1998.
"Anak-anak muda zaman dulu berjuang untuk negaranya. Tapi kemana semangat juang anak muda Indonesia sekarang?" tegas Chelsea, ketika ditemui usai press screening film 'Di Balik 98', di Djakarta Theater, MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2015).
Berperan sebagai mahasiswi yang terlibat pada peristiwa Mei 1998 itu, gadis kelahiran Amerika Serikat, 2 Juni 1995 ini rela memperdalam pengetahuan dan karakternya melalui berbagai macam buku sejarah. Hal itu memberikan makna tersendiri bagi Chelsea, atas peristiwa besar yang berhasil melengserkan Presiden Soeharto.
"Pastinya pendapat saya tentang peristiwa 1998 itu, sejarah Indonesia yang fenomenal, dan anak-anak muda zaman sekarang harus tahu. Itu bisa menginspirasi untuk belajar, yakni belajar dari sejarah, dan kita harus berdamai satu sama lain," ungkapnya.
Chelsea yang berperan sebagai Diana itu, merupakan seorang aktivis mahasiswi yang sadar akan keadaan politik dan keprihatinan terhadap bangsa. Memiliki jiwa nasionalisme dan empati yang tinggi, Diana pun ikut tergabung dengan mahasiswa lainnya untuk melengserkan Presiden Soeharto, pada saat peristiwa Mei 1998 kala itu.
"Untuk melakukannya, saya baca dan riset. Saya bertemu dengan mantan aktivis dan mantan demonstran. Saya bahkan casting sampai tiga kali, dan saat casting pun ditanya tentang sejarah orde lama dan orde baru," katanya.
Baca tanpa iklan