News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tak Dapat Royalti RBT Lagu Pacaran Jarak Jauh, Vitalia Sheysa Rugi Rp250 Juta

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Model, Vitalia Shesya (kiri) dan pedangdut, Tri Kurnia Rahayu kembali ke tempat duduk masing-masing usai memeriksa barang bukti dalam sidang kasus dugaan suap kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian dengan terdakwa Ahmad Fathanah, di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2013). Dalam sidang tersebut, Fathanah diketahui memberi dan membelikan Vitalia dan Tri Kurnia mobil, uang, serta perhiasan. Warta Kota/Henry Lopulalan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Model majalah dewasa serta disc jockey (DJ), Vitalia Sheysa kembali mendatangi Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti kasus masalah penipuan royalti Ring Back Tone (RBT) lagu berjudul Pacaran Jarak Jauh.

"Iya aku datang sebagai saksi pelapor, sebulan yang lalu aku laporan penipuan royalti RBT aku. Nah ini pemeriksaan BAP dari laporan yang sebulan lalu itu," ucap Vitalia Sheysa saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (15/6/2015).

Perempuan yang pernah terlibat pencucian uang dengan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Fathannah itu mengatakan hingga saat ini dirinya sama sekali tak mendapatkan royalti dari lagu tersebut.

"Iya aku enggak dapet royalti, padahal sampai saat ini RBTnya sampai saat ini masih berjalan," ujarnya.

Dirinya mengaku kecewa dan sedih karena dibohongi oleh manajer. Menurut Crish Sam Siwu, pengacara Vitalia, RBT itu mulai beredar sejak 2014 untuk semua operator.

Tetapi hingga saat ini pihak manajer maupun labelnya tak membuat laporan. "Sampai sekarang enggak ada reportnya ke klien kami. Makanya kami laporkan produser yang inisialnya A dari DMC TV itu, soalnya enggak ada laporan triwulan juga," katanya pengacara saat mendampingi Vitalia Sheysa.

Total kerugian kata sang pengacara kira-kira mencapai Rp 250 juta. Tetapi data pastinya dipegang oleh produser.

"Sampai saat ini data dipegang sama produser, Vita enggak pernah tahu jumlah royalti yang seharusnya didapat," tuturnya. (Wartakotalive.com/Wahyu Tri Laksono)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini