News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tips Mendidik Anak Ala Seleb

Anak Perlu Waktu Buat Main agar Tak Stres

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pemain film Maudy Koesnaedi saat menghadiri acara peluncuran produk Lotte Choco Pie di Hotel Grand Mahakam, Jakarta Selatan, Kamis (4/2/2016). Maudy selaku brand ambassador dari produk tersebut mengaku selalu memberikan cemilan kepada keluarganya untuk teman ngobrol. Tribunnews/Jeprima

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Aktris dan presenter Maudy Koesnaedi mengakui aktivitas sekolah anak tunggalnya, Eddy Maliq Meijer, begitu padat.

Dimulai pukul tujuh pagi, Eddy harus berkemas berangkat ke sekolah dan baru benar-benar bisa pulang ke rumah pukul 12 siang.

Setelah pulang sekolah, Eddy harus mengikuti berbagai les tambahan.

Hal ini membuat Eddy belajar lagi sampai pukul dua siang. Karena jadwal yang begitu padat itulah Maudy mengizinkan Eddy membagi waktunya untuk aktivitas bermain.

"Main itu memang stress relieve ya untuk anak-anak. Biar anak enggak stres juga. Di Indonesia itu sekolah dari jam tujuh sampai jam dua belas. Sampai mertua saya bingung, karena di Belanda enggak seperti itu," kata Maudy saat dijumpai di Gran Mahakam Hotel, Mahakam, Jakarta Selatan, Kamis (4/2/2016).

Menurut Maudy, waktu bermain yang ia sediakan pun tak telalu lama, sekitar dua sampai tiga jam saja.

Sebab, setelahnya, Eddy harus menyimpan tenaga untuk mempersiapkan lagi sekolahnya esokhari.

Atau, jika Eddy sedang tidak mood bermain, Maudy memilihnya untuk mengajak Eddy bercerita. Menurutnya, ini adalah kesempatan Maudy untuk bisa memaksimalkan interaksi antara ibu dan anak. "Apa saja, bisa diceritakan!" kata Maudy.

"Nah, habis pulang sekolah baru cerita deh, tadi ngapain saja. Kadang kalau dia capek, aku sogok dulu pakai snack, sambil ngunyah terus cerita deh," kata Maudy sambil tertawa.

Memiliki anak yang bisa menjadi lawan mengbrol membuat Maudy merasakan banyak pengalaman berharga. Misalnya, Maudy harus paham betul dunia mereka.

Maksudnya, agar nantinya terjadi komunikasi dua arah yang menarik antara Maudy dan putranya. Nah, menurut Maudy, Eddy suka sekali olahraga bola.

Mau tak mau, Maudy juga harus menghapal klub serta pemain bola kesukaan sang anak.

"Eddy suka banget bola. Makanya, saya sampai hapal deh klub sama pemainnya. Soalnya kadang dia nanya, 'Ma, who's your favorite football player?'," kata Maudy menirukan ucapan sang anak.

"Tapi enggak sampai lima menit dia nanya lagi pertanyaan yang sama, mungkin ngetes kali ya," kata Maudy tersipu.

Penulis: Okki Margaretha/Nova

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini