News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bimbim 'Slank' Soal Pelaku Pembuat Vaksin Palsu: Pantas Dihukum Mati

Penulis: Regina Kunthi Rosary
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bimbim, pemain drum Slank, berada di Markas Slank, Jalan Potlot III, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (15/2/2016).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Regina Kunthi Rosary

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baru-baru ini, terkuak kasus vaksin palsu untuk balita.

Masyarakat yang geram pun berharap para pelaku dijatuhi hukuman yang setimpal, seberat-beratnya, bahkan ada yang menginginkan mereka dihukum mati.

Terkait hal itu, musikus Bimo Setiawan Almachzumi berpendapat para pelaku pembuat vaksin palsu harus dijatuhi hukuman berat.

Bahkan, drummer band Slank yang akrab disapa Bimbim itu menyebut mereka pantas dihukum mati.

"Mereka harus dihukum berat dan menurut gue hukuman mati pantes," ujar Bimbim ketika ditemui di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (29/6/2016).

Pasalnya, menurut Bimbim, apa yang dilakukan para pelaku tersebut berpengaruh terhadap nasib generasi di masa mendatang.

"Ternyata sudah tiga belas tahun dan anak gue udah gede. Itu harus dihukum mati, nggak bisa main-main karena menyangkut generasi selanjutnya," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini