News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Empat Kali Cerai, Cinta Penelope Belum Ingin Menikah Lagi

Penulis: Nurul Hanna
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cinta Penelope ditemui usai mengisi acara di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/1/2017).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pedangdut Cinta Penelope, sudah empat kali mencoba membangun bahtera rumah tangga.

Namun nyatanya, empat kali juga hubungan Cinta gagal dan berujung pada perceraian.

Kini, Cinta mengaku belum ingin memikirkan soal pendamping hidup.

Baca: Niat Berhijab Secepatnya, Cinta Penelope: Omongan Orang Hanya Akan Menambah Dosa

"Sudah (ada lelaki yang mendekati), tapi aku ingin fokus sama karir aku dulu," ujar Cinta Penelope ditemui usai mengisi acara di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/1/2017).

Cinta menuturkan, ia masih ingin menyelesaikan sejumlah proyek baru dalam dunia tarik suara. Terlebih, ia sedang dalam masa peralihan genre dari dangdut ke pop.

Cinta juga menyadari, bahwa ia juga ingin lebih dulu menyenangkan kedua orangtuanya di banding fokus ke masalah pribadi.

"Aku ingin bikin mama senang dulu," ucap Cinta.

Wanita berusia 32 tahun itu juga tak ingin lagi menjalankan hubungan dalam hitungan tahun, lalu bubar. Cinta kini lebih berhati hati dalam mencari pasangan.

Maklum, sudah empat kali bahtera rumah tangga yang dibinanya kandas.

Sebelumnya, Cinta menikah dengan lelaki bernama Gudjonsson lalu bercerai. Cinta pun kembali dipinang oleh pria asal Bali, I Dewa Made Mahardika Putra.

Sayang, Pernikahan tersebut tak berlansung lama. Cinta pun lantas dikabarkan menikah siri dengan personel band religi DEBU, Mustafa Daood.

Tak juga langgeng, pernikahan Cinta dengan lelaki berambut gondrong itu kandas.

Terakhir, Cinta menikah dengan Dony Hermawan namun juga berujung perceraian.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini