News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabinet Jokowi

Komentar Ernest Prakasa Tentang Kabinet Indonesia Maju

Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ernest Prakasa nonton bersama film Milly & Mamet PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di XXI Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (28/12/2018).

TRIBUNNEWS.COM - Ernest Prakasa mengomentari Kabinet Indonesia Maju yang baru saja diumumkan untuk membantu kerja Presiden Jokowi lima tahun mendatang.

Menurut Ernest Prakasa, kabinet Jokowi masih didominasi oleh anggota partai politik, meskipun nama Nadiem Makarim dan Wishnutama masuk dalam jajaran menteri.

"Ya kalau secara keseluruhan terlalu banyak orang partailah, kirain dengan periode kedua yang konon tanpa beban ini bisa lebih.." kata Ernest Prakasa saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/10/2019).

"Memang ada sih nama-nama kayak Pak Tama, Pak Diem, cuma nama-nama partainya masih terlalu banyak," sambungnya.

Baca: Kirana Larasati Belajar Memahami Politiknya Presiden Jokowi dari Pemilihan Menterinya

Baca: Menteri Johnny Beberkan Strategi Perbanyak Startup Unicorn di Indonesia

Baca: Menangis saat Serah-terima Jabatan Menteri KKP, Ini Tanggapan Susi Pudjiastuti yang Digantikan Edhy

Suami penulis Meira Anastasia itu juga berkomentar tentang posisi Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang dijabat oleh Johnny G. Plate.

"Cuma kalau liat dari overall masih terlalu banyak, kayak contohnya Kominfo yang sangat krusial, tapi lagi-lagi dikasihnya ke orang partai, Pak Johnny dari Nasdem," lanjut Ernest.

Ernest menuturkan, dia tak ingin berharap banyak terhadap kabinet pemerintahan Jokowi di periode kedua ini.

"Ya lebih ke enggak berharap lebih sih, netral-netral aja. Gue kalau lihat kabinet seperti ini mendingan gue enggak berharap banyak daripada kecewa ya kan," ucap bintang film Susah Sinyal itu.

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Soal Kabinet Jokowi, Ernest Prakasa: Masih Terlalu Banyak Orang Partai

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini