Artis Vernita Syabilla berpose usai menjadi narasumber di salah satu TV swasta di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). Vernita Syabilla yang sempat ditangkap polisi di Bandar Lampung pada akhir Juli lalu membantah dirinya terlibat prostitusi melainkan hanya menemui klien tentang pekerjaan. Tribunnews/Herudin
TRIBUNNNEWS.COM - Vernita Syabilla diselimuti perasaan takut dan malu sejak namanya disebut-sebut terlibat dugaan prostitusi di Bandar Lampung.
Sampai sekarang, Vernita Syabla sama sekali tidak berani menunjukkan wajahnya di depan keluarga besar.
"Belum ketemu keluarga besar sampai sekarang," ucap Vernita Syabilla ketika ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020).
Artis Vernita Syabilla berpose usai menjadi narasumber di salah satu TV swasta di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). Vernita Syabilla yang sempat ditangkap polisi di Bandar Lampung pada akhir Juli lalu membantah dirinya terlibat prostitusi melainkan hanya menemui klien tentang pekerjaan. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)
Ia sangat malu dituduh terlibat prostitusi. Diakuinya masalah itu sangat berat dan mengganggu kondisi mentalnya.
Vernita saat ini berupaya melawan stigma masyarakat terhadap dirinya, meski polisi sudah menyebut statusnya sebagai saksi korban.
Artis Vernita Syabilla (tengah) dengan dikawal petugas kepolisian dan didampingi penasihat hukum dihadirkan pada konferensi pers terkait prostitusi online yang melibatkan dirinya, di Mapolresta Bandar Lampung, Lampung, Kamis (30/7/2020). Dalam konferensi pers tersebut, Polresta Bandar Lampung menyatakan telah menetapkan dua muncikari sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online yang melibatkan selebritis Vernita Syabilla. Kedua tersangka itu yakni Maila Kaesa (31) warga Pemalang, Jawa Tengah, dan Melianita Nur (21) warga Tambora, Jakarta Barat, sedangkan Vernita Syabilla hanya ditetapkan sebagai saksi, dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp 15 juta, barang bukti transfer uang Rp 15 juta, dan alat kontrasepsi. Tribun Lampung/Deni Saputra (Tribun Lampung/Deni Saputra)
"Namanya manusia biasa ya. Maksudnya kayak oke aku orangnya cuek, tapi kalau hujatan sana sini fitnah apa pastilah down," jelasnya.
"Ya memang nama aku tercoreng. Cuma nanti juga nama aku juga akan balik baik sendiri," tambahnya.
Lebih lanjut, Vernita Syabilla beruntung orangtuanya tidak mau percaya dengan banyaknya pemberitaan yang menyerang dirinya, terkait prostitusi online.
"Orangtua pecaya aku. Karena mereka yang lebih tau pribadi aku," ujar Vernita Syabilla.
Dua muncikari dengan dikawal petugas kepolisian dihadirkan pada konferensi pers terkait prostitusi online yang melibatkan artis Vernita Syabilla, di Mapolresta Bandar Lampung, Lampung, Kamis (30/7/2020). Dalam konferensi pers tersebut, Polresta Bandar Lampung menyatakan telah menetapkan dua muncikari sebagai tersangka dalam kasus prostitusi online yang melibatkan selebritis Vernita Syabilla. Kedua tersangka itu yakni Maila Kaesa (31) warga Pemalang, Jawa Tengah, dan Melianita Nur (21) warga Tambora, Jakarta Barat, sedangkan Vernita Syabilla hanya ditetapkan sebagai saksi, dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp 15 juta, barang bukti transfer uang Rp 15 juta, dan alat kontrasepsi. Tribun Lampung/Deni Saputra (Tribun Lampung/Deni Saputra)