News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

HUT Kemerdekaan RI

Kata Dede Yusuf Tentang Lomba Panjat Pinang dan Makan Kerupuk Agustusan yang Tak Bisa Virtual

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf saat ditemui usai menghadiri diskusi yang digelar di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (16/9/2019).

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dede Yusuf menyayangkan pandemi virus corona membuat beberapa perlombaan 17an tak bisa digelar.

Sebab, lomba-lomba yang selalu hadir di hari kemerdekaan tak bisa diselenggarakan secara virtual.

Perlombaan makan kerupuk dan panjat pinang yang menjadi ikon HUT RI tak terlihat lagi di peringatan HUT RI tahun ini.

"Nah itu yang jadi masalah, makan kerupuk gak bisa dilakukan secara online, panjat pinang gak bisa dilakukan secara online," kata Dede Yusuf sembari tertawa saat ditemui di kawasan Gambir, Minggu (16/8/2020).

"Harus ada trik-trik lain, pasti saya yakin kawan-kawan yang terbisa lomba sedang memikirkan tentang apa yang bisa dilakukan," jelasnya.

Baca: Sambut Hari Kemerdekaan, Ini 4 Lomba Virtual Seru untuk Meriahkan #PestaSatuTujuhan

Baca: Dede Yusuf dan Ikapan Asian Games 2018 Memperjuangkan Pencairan Honor

Sejatinya Dede merasa masyarakat masih bisa menggelar perlombaan 17an. Namun harus dengan protokol yang sangat ketAt, terutama dalam hal jaga jarak.

Ia merasa ada sebuah lomba yang cocok digelar pada momen saat ini, yakni lomba tumpeng antar RT.

"Sebetulnya kalau tidak terlalu banyak orang tidak terlalu risau. Tapi kalau mengumpulkan terlalu banyak orang dalam jumlah banyak, itu terlalu mengkhawatirkan," ujar Dede Yusuf.

"Misalkan program nasi tumpeng antar RT sepertinya masih bisa yaa, karena dilakukan oleh sekelompok ibu-ibu saja, terus lombanya penilaiannya virtual, banyak cara ko yang bisa dilakukan yang penting jangan berkumpul dalam jumlah banyak," jelasnya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini