News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Web Series Jadi Populer, Sinetron dan Bioskop Tetap Tak Tergantikan

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi menonton televisi.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pakar perfilman Universitas Airlangga Dr Liestianingsih Dwi Dayanti Dra., M.Si, menuturkan, demam web series akhir-akhir ini di masyarakat merupakan fenomena yang menarik.

Tak bisa dihindari, kualitas tontonan web series dapat bersaing dengan tontonan di TV bahkan bioskop.

Lalu, mungkinkah web series menggantikan sinetron TV atau film bioskop?

“Karena selama ini kita biasanya menonton film melalui TV dan bioskop. Setelah era digital ini semua menjadi berubah, kehidupan kita benar-benar berada di gadget,” ungkap Lies seperti dikutip dari laman Unair.go.id, Selasa (8/2/2022).

Aktivitas manusia saat ini tidak bisa lepas dari penggunaan gawai.

Berbagai macam platform musik, film, hingga e-commerce bisa diakses dalam satu genggaman.

Baca juga: LINK Nonton Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Season 2 Episode 16 Entertainment District Arc di WeTV

Para pengusaha menangkap peluang tersebut dengan memanfaatkan teknologi.

“Pengusaha adalah dengan menciptakan aplikasi seperti Netflix dan WeTV yang memberikan layananan untuk menonton film,” tutur dosen Departemen Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu.

Adanya aplikasi-aplikasi untuk menonton web series dengan mudah dan fleksibel menjadikan orang-orang bisa menonton film dimanapun dan kapanpun.

Aplikasi ini sangat memudahkan manusia dalam mengakses hiburan dan informasi.

Baca juga: Sinopsis Layangan Putus Episode 10 Tayang di WeTV: Lidya dan Aris Menunggu Restu dari Kinan

“Hal itu menjadi salah satu kekuatan yang dimiliki oleh aplikasi tersebut sehingga sangat disukai,” tambahnya.

Aplikasi web series seperti WeTV menarik karena dapat ditonton dengan gratis. 

WeTV tidak mengunci programnya sehingga penonton bisa dengan gratis menonton dan mengunduh serta mengunggah potongan scene film di platform lain.

“Tapi sadar atau tidak, hal tersebut merupakan cara WeTV untuk menyebarluaskan web series sehingga menjadi media promosi yang sangat murah,” tambahnya.

Potongan scene film yang dapat dilihat di Tiktok, Instagram, ataupun YouTube secara tidak langsung mempromosikan film tersebut.

Baca juga: WeTV Original Layangan Putus Cetak Rekor: Ditonton 15 Juta Kali Dalam 1 Hari Penayangan

Orang lain yang sebelumnya tidak peduli dengan web series merasa penasaran sehingga terdorong untuk ikut menonton.

“Akhirnya akan ada banyak orang yang menonton web series tersebut,” ucapnya.

Tetap Tak Bisa Gantikan TV dan Bioskop

Lies berpendapat, aplikasi web series tidak dapat menggantikan TV dan bioskop.

Menurutnya, setiap media memiliki karakter dan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

“Karakter inilah yang membuat media tersebut menjadi unik,” jelasnya.

TV tidak bisa digantikan dengan aplikasi karena hingga saat ini adanya TV masih disukai oleh beberapa kalangan penonton.

Lies memberikan contoh ketika sinetron Ikatan Cinta menjadi booming di masyarakat.

Penonton Ikatan Cinta cukup besar, memobilisasi pendapat atau isu tentang Ikatan Cinta juga luar biasa.

Baca juga: Semangat Menyambut 2022, WeTV Umumkan 11 Title Baru WeTV Original

“Hal ini menunjukkan bahwa TV juga masih suka ditonton oleh banyak orang,” imbuhnya.

Sedangkan untuk bioskop, penonton juga akan merasakan sensasi yang berbeda dibandingkan ketika menonton web series di rumah.

Bioskop menawarkan ruangan yang nyaman, suara yang mendukung, dan keindahan visual yang ditonton.

“Setiap media memiliki karakter tersendiri yang menjadi kelebihannya sehingga tidak bisa digantikan dengan media lainnya,” tutur Lies.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini