TRIBUNNEWS.COM - Berikut profil Letitia Wright.
Letitia Wright lahir di Georgetown, Guyana, 31 Oktober 1993.
Pemilik nama lengkap Letitia Michelle Wright ini memiliki darah Guyana-Inggris.
Saat berusia tujuh tahun, Letitia Wright pindah ke London, Inggris.
Ibunda Letitia Wright berprofesi sebagai guru dan keluarga mereka tinggal di Tottenham, London Utara.
Baca juga: Letitia Wright Masih Trauma setelah Alami Kecelakaan saat Syuting Film Black Panther 2
Dikutip dari Tribun Wiki, Letitia Wright pernah bersekolah di Duke's Aldridge Academy, sekolah campuran di Tottenham.
Kemudian, Letitia Wright melanjutkan pendidikannya di Identity School of Acting.
Letitia Wright tertarik dengan dunia akting lantaran terinspirasi dari Keke Palmer yang dilihatnya dalam film 'Akeelah and the Bee' (2006).
Pada usia 17 tahun, Letitia Wright mengirim banyak email demi mendapat peran-peran kecil.
Tahun 2011, Letitia Wright kemudian debut di dunia perfilman melalui film 'Victim'.
Kemudian, ia juga membintangi film 'Urban Hymn' dan serial 'Doctor Who' pada 2015.
Dua tahun berikutnya, Wright terlibat dalam serial Netflix Black Mirror sebagai Nish.
Letitia Wright bintangi film Black Panther
Letitia Wright kemudian menjadi salah satu pemeran film Marvel, 'Black Panther'.
Dalam film tersebut, ia berperan sebagai Shuri, seorang putri mahkota sekaligus adik King T'Challa yang diperankan oleh mendiang Chadwick Boseman.
Melalui Black Panther, peluang Wright untuk membintangi perfilman Hollywood semakin lebar.
Ia juga bermain dalam film adaptasi game 'Ready player One'.
Selain itu, Wright muncul di Avengers: Infinity War (2018) dan Avengers: End Game (2019).
Film
- Victim (2011)
- My Brother the Devil (2012)
- Urban Hymn (2015)
- The Commuter (2018)
- Ready Player One (2018)
- Black Panther (2018)
- Avengers: Infinity War (2018)
- Guava Island (2019)
- Avengers: Endgame (2019)
- Death on the Nile (2021)
- Black Panther: Wakanda Forever (2022)
Letitia Wright masih trauma setelah alami kecelakaan saat syuting film Black Panther 2
Letitia Wright masih dalam terapi pascakecelakaan yang menimpanya di lokasi syuting film 'Black Panther: Wakanda Forever'.
Akibat kecelakaan tersebut, ia masih merasa trauma.
Pada akhir Agustus 2021, Wright terluka setelah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Saat itu, ia dalam kondisi bahu retak dan gegar otak di antara cedera lainnya.
Kecelakaan tersebut terjadi di lokasi syuting 'Wakanda Forever' di Boston.
"Saya masih memprosesnya," terang Letitia Wright kepada Variety, dikutip dari outlookindia.
Kini, Wright masih harus menjalani terapi akibat kecelakaan tersebut.
"Saya masih menjalaninya dalam terapi. Itu benar-benar traumatis," tambahnya.
Diketahui, produser film dan Presiden Marvel Studios, Kevin Feige turut menjenguk Wright di rumah sakit di Boston.
Di samping itu, Wright bertekad untuk menyelesaikan film tersebut sebagai penghormatan kepada mendiang lawan mainnya, Chadwick Boseman, meski dirinya sempat mengalami kecelakaan.
Ia tak ingin cedera pada tubuhnya mencegah proses film yang dijalaninya.
"Saya hanya ingat ingin menyelesaikan film saya," ucap Wright kepada Feige.
"Saya pikir itu adalah salah satu hal pertama yang saya katakan kepada Ryan."
"Dia seperti, 'Kamu harus pulih," sambungnya.
Akibat kecelakaan tersebut, syuting film pun akhirnya dihentikan sementara pada November 2021.
Hal ini lantaran dirinya membutuhkan lebih banyak waktu untuk sembuh.
Syuting film pun kembali berlanjut pada Januari 2022.
Wright masih harus menghadapi sindrom setelah gegar otak ketika syuting dilanjutkan.
"Saya mendapat dukungan medis yang hebat, kesabaran luar biasa di lokasi syuting," tutup Letitia Wright.
(Tribunnews.com/Katarina Retri) (Tribun Wiki/Niken Aninsi)
Berita lainnya terkait Black Panther dan Letitia Wright
Baca tanpa iklan