News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

MelanTur, Tur Musik Rap Rombongan oleh Kid Vicious, WARS, dan Dzulfahmi

Editor: Brand Creative Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MelanTur” merupakan satu rangkaian tur promo album PSYCH-KID-DELIC oleh Kid Vicious, BURON oleh WAYS, serta Worst Manifesto oleh Dzulfahmi.

TRIBUNNEWS.COM - "MelanTur” merupakan satu rangkaian tur promo album PSYCH-KID-DELIC oleh Kid Vicious, BURON oleh WAYS, serta Worst Manifesto oleh Dzulfahmi.

Sebuah perjalanan yang enggan berada di sebuah jalan yang lurus ataupun yang bersifat terarah, melainkan perjalanan ini menunjukkan bagaimana Dzulfahmi, Kid Vicious, dan WAYS terampil membelokkan sesuatu yang dikenal menyimpang (buruk) dengan bentuk artistik mereka yang melantur serta organik.

Selaras dengan proses kreatif mereka, Dzul, Kid, dan WAYS berusaha membelokkan apa yang diyakini kebanyakan musisi hip-hop tentang bagaimana seharusnya mengungkapkan sebuah keresahan anak remaja yang sedang menuju dewasa, terhadap fenomena – fenomena perkawanan yang dikemas dalam tur musik rap.

Sebagai program yang pertama disusun dalam skala masif, “MelanTur” meleburkan kenyataan dan imajinasi, merefleksikan kelenturan dan fleksibilitas dalam pemilihan nilai estetika dari masing-masing moniker.

Semacam individu yang melantur, tur ini dikemas sedemikian rupa untuk menarik perhatian dengan intensitas suara yang lebih besar dan lebih banyak.

Penggabungan tiga moniker maniak dalam satu rangkaian perjalanan “MelanTur”, berusaha menghadirkan sebuah pertunjukkan rekreasi yang chaos, sinematik, dan menjadi pengalaman yang tertanam serta terkunci dalam memori audiens yang terlibat dalam rangkaian perjalanan “MelanTur”.

Pada kesempatan kali ini, Sapi Lepas sebagai kolektif yang mengorganisir rangkaian perjalanan tur album ini karena terdapat kecocokan pada tema dan konsep tur “MelanTur”.

Sapi Lepas merupakan kolektif bersenang-senang yang mencakup beberapa bentuk proses kreatif, seperti musik, seni dan desain, hingga lifestyle. Kecocokan tersebut terlihat dari karakteristik mereka yang “ugal-ugalan” serta menghilangkan batas antara nilai-nilai konvensional dengan nilai-nilai imajinatif.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini