News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Olahraga Lari di Malam Hari, Ini yang Mesti Diperhatikan Agar Hasilnya Optimal

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILustrasi.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagian orang kesulitan meluangkan waktu berolahraga karena kesibukan bekerja.

Tak jarang mereka terpaksa menyisakan waktunya di malam hari untuk berolahraga. Biasanya yang dipilih adalah olahraga lari atau jogging.

Yang jadi pertanyaan, apakah olahraga di malam hari baik untuk kesehatan? 

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andhika Raspati, Sp. KO, menyebut lari di malam hari tidak masalah.

Namun, ada hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah jam tidur.

"Ingat, olahraga enggak bakal berhasil, enggak bakal berefek baik kalau tidurnya kurang," katanya saat ditemui di bilangan Jakarta, Senin (9/9/2024). 

Baca juga: Siap Jalani Tes Kesehatan, Pramono Anung Ngaku Rutin Olahraga Tapi Kurang Tidur

Padahal, olahraga sendiri berfungsi membuat tubuh seseorang menjadi lebih bugar. 

Olahraga mendekati waktu istirahat bisa membuat seseorang mengalami kesulitan tidur.  Ia pun menjelaskan apa alasannya. 

"Begitu latihan, (detak) jantung masih tinggi, heart rate. Badan masih hangat gara-gara metabolisme. Di bawah tidur nggak bakal nyenyak tidurnya," jelas dr Andhika. 

Oleh karena itu disarankan jika memutuskan tidur di malam hari, maka disarankan beri jarak terlebih dahulu. 

Dr Andhika menyarankan setidaknya berolahraga sekitar 90 sampai 120 menit sebelum tidur. 

"Kalau kita mau tidur jam 10 malam, let's say, maka berhentilah atau selesailah sekitar jam 8 atau setengah 9 malam," tutupnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini