TRIBUNNEWS.COM - Zee Zee Shahab merasa sangat kehilangan. Kesedihannya begitu dalam setelah tahu ibunya, Eva Chodijah, meninggal dunia.
"Ya, Zee-Zee berduka. Kurang lebih dua hari ini, Zee-Zee susah diajak bicara. Dan memang dukanya sangat-sangat dalam," kata Prabu Revolusi, suami Zee Zee ditemui di pemakaman, Jumat (13/12/2024).
"Zee Zee dan juga adik-adiknya menangis. Mungkin sampai sekarang juga masih belum berhenti," sambung dia.
Menurut Prabu, semasa hidup ibu mertuanya sangat dekat dengan Zee Zee Shahab.
Bahkan, hubungan mereka lebih dari sekadar orang tua dan anak.
"Awal-awal malah, saya kalau pacaran sama Zee Zee ya pacaran sama ibunya juga. Karena selalu sama ibunya ke mana-mana, sama mama ke mana-mana," jelasnya.
"Kalau bisa digambarkan mungkin Sejauh ini saya belum pernah melihat ada hubungan anak dengan mamanya atau di dekat dari Zee-Zee dengan ibunya. Bisa kadang-kadang seperti anak-anak, kadang-kadang seperti teman," tambahnya.
Diakui Prabu, sosok Eva juga begitu dekat dengan banyak artis. Sehingga kepergian Eva jadi duka mendalam untuk banyak orang. Ia juga bersaksi mertuanya adalah orang yang sangat baik.
"Mungkin karena selamat hidupnya baik, ya Zee-Zee juga bisa lebih menerima dengan kebahagiaan ini. Karena anak ini sudah takdir dari ya Allah SWT," ungkapnya.
Prabu Revolusi mengakui Zee Zee Shahab, istrinya sangat sangat kehilangan Eva Chodijah, ibunya. Ia pun tidak tahu sampai kapan duka itu akan ada dalam diri pasangannya.
"Jadi ya buat Zee-Zee kehilangannya sangat besar. Saya tidak tahu bagaimana bisa menggantikan lubang utuh dalam hidupnya ke depan," ujar Prabu Revolusi.
"Bahkan mungkin ya kita biarkan tetap menjadi kenangan yang baik buat Zee-Zee. Kalau pernah ada ya sebaik inilah dalam hidupnya," tambahnya. (Arie Puji Waluyo/ Wartakotalive.com).