Ringkasan Berita:
- Beberapa waktu lalu, bocor isi gugatan lawasa Andre Taulany di sosial media.
- Dalam perkara gugatan, Andre sempat menyebut Rien Wartia Trigina alias Erin sebagai istri yang boros dan suka hedon.
- Kini Erin buat pembelaan atas tudingan Andre tersebut.
TRIBUNNEWS.COM - Rien Wartia Trigina alias Erin akhirnya buka suara terkait kisruh perceraiannya dengan penyanyi sekaligus komedian Andre Taulany.
Erin kini mengomentari soal isi gugatan lawas Andre yang sempat viral di sosial media.
Disebutkan dalam gugatan lawas Andre, Erin dinilai sebagai istri yang boros dan suka berfoya-foya alias hedon selama 20 tahun menikah.
Tak terima dengan tudingan itu, ibu tiga anak itu, menyebut Andre hanya melempar fitnah.
Pembelaan Erin disampaikan lewat postingan terbaru di Instagram pribadinya, @erintaulany dikutip Tribunnews Sabtu (18/10/2025).
"Saya seorang ibu dari 3 anak2nya, kemana hati nurani Nya ketika ibunya difitnah seperti ini seolah2 saya adalah istri yang antagonis, hedon, boros, dll." tulis Erin.
Membantah, wanita 38 tahun ini memilih pasrah dengan jalan hidupnya.
Ia merasa tidak perlu keras memberikan penjelasan pada publik, karena baginya Tuhan Maha Mengetahui.
"Ingat Allah SWT maha mengetahui.. Saya gak perlu menjelaskan, gak perlu pembelaan cukup Allah maha besar lah saksinya," lanjutnya lagi.
Dalam keterangan, wanita berdarah Minangkabau ini menyindir soal perkara aib.
Ia pun mengingatkan kepada Andre untuk lebih rajin belajar agama, supaya tidak semena-mena membongkar aib seseorang.
Baca juga: Rien Wartia Ancam Bongkar Aib dan Laporkan Andre Taulany Jika Terus Sebarkan Fitnah
"Barang siapa yang membuka aib keluarganya sama saja membuka aib dirinya sendiri.. Katanya pak Haji, belajar agama lagi deh," ujar Erin lagi.
"Biar gak sesat, jangan cari duniawi terus." tutupnya.
Sebelumnya, isi gugatan cerai lawas Andre Taulany terhadap Erin bocor di sosial media. Dalam dokumen tertera alasan sang komedian bersikeras untuk menceraikan istrinya.
Muncul dugaan Erin tak akur dengan keluarga sang komedian, terutama ibunda Andre.
"Termohon tidak dapat memposisikan diri sebagai seorang istri Pemohon di hadapan keluarga besar Pemohon. Termohon tidak memiliki hubungan yang cukup baik dengan keluarga-keluarga Pemohon."
"Bahkan dapat dikatakan, Termohon sangat jarang berkomunikasi dengan keluarga besar Pemohon. Sehingga, sering kali Pemohon datang ke acara keluarga besar Pemohon, Pemohon hanya datang seorang diri dan Termohon tidak ikut karena bermusuhan dengan keluarga besar Pemohon," tulis dalam isi gugatan.
Bahkan Erin dinilai sebagai istri yang suka boros atau foya-foya oleh Andre.
"Termohon selalu memesan makanan-makanan yang mahal dari aplikasi gojek dimana 1 hari bisa mencapai Rp 2 juta,"
"Padahal uang belanja sudah diberikan Pemohon. Pemohon tidak bisa mengelak untuk membayar pesanan tersebut, karena takut tukang Gojek marah dan akhirnya dirugikan atas pesanan Termohon," jelasnya dalam dokumen.
Lebih dari itu, ketua grup motor Prediksi itu menjelaskan Erin kerap bersikap emosional terhadap asisten rumah tangga (ART) dalam urusan pengelolaan rumah.
“Bahkan, ada salah satu ART yang baju-bajunya sampai dibakar oleh termohon.”
Dalam lanjutan keterangannya dalam dokumen tersebut, Andre menuliskan, “Hal inilah yang membuat pemohon sangat sedih dan hilang rasa cinta kepada termohon," lanjut isi dokumen.
Baca juga: Gugatan Lawas Andre Taulany Viral hingga Tertulis Erin Berlaku Kasar ke ART, Kuasa Hukum Buka Suara
Penjelasan Kuasa Hukum Andre Taulany
Dikutip Tribunnews dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (17/10/2025), Andre Taulany melalui kuasa hukumnya, Galih Rakasiwi, akhirnya buka suara soal isi gugatan cerai lawas yang bocor.
Disinggung soal kebenaran isi gugatan tersebut, pihaknya mengelak malah meminta agar publik yang menilai sendiri.
Lebih lagi kini perceraian Andre dan Erin digelar secara tertutup, sehingga pokok perkara tidak bisa dibuka pada publik.
“Ya, kalau saya ditanya sekarang, sekali lagi saya jelaskan, saya tidak mau berbicara tentang pokok perkara yang sekarang, ya. "
"Karena kan ini sifatnya tertutup. Saya juga masih menjaga, namanya juga pengadilan agama kan tertutup, ya," ujar Galih
“Ini kan namanya juga privasi orang, urusan batin orang, gitu kan. Baik buruknya kan antara pasangan suami istri yang tahu. Dalam hal ini, saya dijaga amanatnya. Intinya, kalau masih masuk pokok perkara sampai dengan nanti putusan, ada yang terlepas dari sudah putusan, daya itu kan sudah di luar jangkauan. Kalau sekarang kan masih tertutup,” sambungnya.
Sementara disinggung soal keasliannya, Galih nampak membenarkan karena dalam dokumen terdapat watermark dari Mahkamah Agung.
“Mbak-mbak sekalian bisa mengeceknya di situ. Pasti ada watermark, bukan? Tulisannya tampak penuh dalam warna hitam putih. Coba perhatikan, di sana terdapat watermark berwarna hijau, itulah directory, dan bagian itu tidak bisa dihapus. Meskipun file tersebut dibuka dengan aplikasi seperti CamScanner, atau diubah dari PDF ke Word maupun sebaliknya, watermark itu tetap ada dan tidak bisa dihapus,” ujar Galih.
“Itu kan direktori yang memang produknya dari Mahkamah Agung, ya. Itu putusan-putusan sebelumnya, bukan yang sekarang. Seperti itu,” pungkasnya.
(Tribunnews.com/Ayu/Rinanda)
Baca tanpa iklan