News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Baca Buku Aurelie Moeremans, Andien Teringat Pernah Jadi Korban Kekerasan dalam Hubungan

Penulis: M Alivio Mubarak Junior
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KONSER TUNGGAL - Penyanyi Andien berpose usai sesi podcast di Studio Tribun Network, Jakarta, Senin (13/10/2025). Andien akan menggelar konser tunggal bertajuk Suarasmara pada 15 November 2025 untuk merayakan 25 tahun perjalanan kariernya di dunia musik. TRIBUNNEWS/AKBAR PERMANA

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Andien Aisyah baru-baru ini menyampaikan sebuah kisah pribadi yang mengaku pernah menjadi kekerasan dalam berhubungan. 

Cerita tersebut ia ungkapkan setelah membaca buku memoar terbaru karya Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings.

Dalam cuitannya di X, Andien menilai isi buku itu memiliki keterkaitan kuat dengan pengalaman traumatis yang pernah ia alami di masa lalu.

Andien mengaku telah berulang kali menjadi korban kekerasan dalam hubungan.

Baca juga: Hesti Purwadinata Sebut yang Terjadi pada Aurelie Moeremans di Masa Lalu Semengerikan Itu

"Membaca memoirnya Aurelie, ngingetin terhadap kekerasan dalam hubungan yang pernah gue alami. Berkali-kali," tulis Andien di akun X, Selasa (13/1/2026).

Ia juga menuturkan di masa lalu kondisi mentalnya pernah dipengaruhi dan dikendalikan oleh pasangan hingga rasa percaya diri serta harga dirinya terkikis.

Andien mengisahkan dirinya pernah dibuat yakin oleh mantan pasangannya. Kondisi keluarganya yang tidak ideal menjadi alasan ia tak layak memperoleh kebahagiaan.

"Dulu gue dibuat percaya bahwa orang dari latar belakang keluarga yang ‘carut marut’ seperti gue, nggak pantes dan nggak seharusnya dapet pasangan yang baik-baik," ungkapnya.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri respons dari warganet.

Tak sedikit yang mengaku mengalami hal serupa, di mana trauma masa kecil kerap dimanfaatkan oleh pasangan yang bersifat toksik sebagai alat tekanan emosional.

Sementara itu, nama Aurelie Moeremans juga tengah ramai diperbincangkan usai merilis buku memoar berjudul Broken Strings.

Dalam karya tersebut, Aurelie secara terbuka membagikan kisah pahitnya sebagai korban grooming sejak berusia 15 tahun.

Grooming sendiri merupakan praktik manipulasi yang dilakukan orang dewasa terhadap anak dengan tujuan tertentu.

Buku digital Broken Strings tersedia dalam dua bahasa, yakni Inggris dan Indonesia, serta dapat diakses secara gratis oleh masyarakat.

Sejak kisah tersebut dipublikasikan, dukungan pun mengalir deras kepada Aurelie.

 

(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini