Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
Ringkasan Berita:
- Jaja Miharja kabarkan kondisinya usai sakit akibat penyempitan pembuluh darah di bagian kaki.
- Jaja Miharja bisa kembali beraktivitas meski harus menjaga makanan.
- Ia curhat karena merasa bosan harus makan bubur.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaja Miharja kini sudah pulang dari rumah sakit setelah sempat dirawat karena penyempitan pembuluh darah di bagian kaki.
Baca juga: Jaja Miharja Kini Pakai Kursi Roda, Sebut Kebiasaan Kerja di Masa Muda Jadi Penyebabnya
Kabar tentang kesehatan Jaja Miharja yang menurun dan harus kembali dirawat beredar pada akhir tahun 2025 lalu.
Kondisi sang pedangdut sempat dibagikan oleh beberapa rekan artis.
Kini setelah masa perawatannya selesai, Jaja Miharja bisa kembali beraktivitas.
Tingkah kocaknya tak hilang, termasuk ketika mengeluh makanan rumah sakit.
Baca juga: Jaja Miharja Sempat Dirawat di Rumah Sakit, Keluarga Ungkap Kondisi Terkini
Selama dirawat di rumah sakit sekitar satu minggu, Jaja Miharja mengaku sempat merasa jenuh dengan makanan yang harus dijaga.
"Seminggu (di rumah sakit). Iya (bosen) makan bubur terus," ucap Jaja Miharja di kawasan Warung Buncit Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).
"Sekarang alhamdulillah udah sehat full," ungkapnya.
Ia membenarkan bahwa saat ini dokter mewajibkannya untuk menjaga makanan, dan tak boleh sembarangan.
Rindukan Duren hingga Curi-curi Makan Kambing
Sambil berkelakar, Jaja mengaku bahwa ia sering curi-curi kesempatan untuk makan menu olahan kambing kesukaannya.
"Makan ya nyuri-nyuri dikit lah, makan kambing," katanya sambil tertawa.
Duren jadi makanan yang paling dirindukan oleh Jaja. Namun, dokter melarang keras dirinya untuk makan itu.
"Duren! Ada rencana mau makan duren tapi dilarang dokter, nggak boleh sama sekali," terangnya.
Sekedar informasi, pada akhir tahun lalu, komedian senior Jaja Miharja sempat dikabarkan drop hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat adanya masalah penyempitan pembuluh darah di bagian kaki.
Kondisi tersebut sempat membuatnya sulit beraktivitas secara normal hingga harus bergantung pada kursi roda selama kurang lebih satu bulan setelah pulang dari rumah sakit.
Baca tanpa iklan