News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kabar Artis

Terkuak di Broken Strings, Diah Permatasari Kenang Aurelie Moeremans Disebut Istri di Usia Belia

Penulis: Rinanda DwiYuliawati
Editor: Yurika NendriNovianingsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BUKU AURELIE VIRAL - Bintang Film Aurelie Moeremans ketika ditemui di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2022). Diah Permatasari ikut angkat suara soal buku karya Aurelie.

Ringkasan Berita:

  • Buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans mengungkap pengalaman child grooming dan menyeret nama Roby Tremonti sebagai sosok ‘Bobby’.
  • Diah Permatasari mengenang momen syuting bersama Aurelie pada 2013 dan terkejut karena Aurelie masih terlihat sangat muda dan berseragam SMA.
  • Pengakuan Aurelie menjadi refleksi bagi Diah sebagai ibu untuk lebih mengedukasi anak-anak tentang relasi sehat dan bahaya manipulasi.

TRIBUNNEWS.COM - Buku karya Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth hingga kini masih menjadi perbincangan luas.

Karya tersebut mengungkap pengalaman pribadi Aurelie yang mengaku menjadi korban manipulasi orang dewasa, sebuah praktik yang dikenal sebagai child grooming.

Cerita itu tak hanya menyentuh pembaca, tetapi juga memunculkan berbagai spekulasi di kalangan publik dan selebritas.

Sejak dirilis dan dibaca ribuan orang secara daring, isi buku Broken Strings kian viral.

Aurelie menyinggung sosok pria berinisial ‘Bobby’ yang disebut telah melakukan manipulasi hingga eksploitasi terhadap dirinya saat masih di bawah umur. 

Ungkapan tersebut kemudian menyeret nama aktor Roby Tremonti, sosok yang diketahui pernah menjalin hubungan dengan Aurelie di masa lalu.

Warganet ramai mengaitkan Roby Tremonti dengan tokoh ‘Bobby’ yang digambarkan dalam buku tersebut.

Dugaan itu semakin menguat setelah sejumlah pihak mulai membuka kembali kisah lama Aurelie di awal kariernya.

Di tengah ramainya perbincangan, aktris Diah Permatasari turut membagikan pengalamannya saat pernah terlibat satu proyek sinetron dengan Aurelie Moeremans sekitar tahun 2013.

Diah mengaku tak menyadari adanya peristiwa kelam yang dialami Aurelie saat itu. Dalam ingatannya, Aurelie dikenal sebagai sosok yang pendiam dan tertutup.

Diah menyebut dirinya pertama kali diperkenalkan kepada Aurelie oleh seorang pria yang kini ramai diduga sebagai Roby Tremonti. Momen itu terjadi di lokasi syuting, saat jeda makan siang.

Baca juga: Roby Tremonti Nyinyir Sebut Aurelie Moeremans Kelewat Pintar Menulis Buku, Ngamuk Dihujat Netizen

“Waktu itu sih yang cowoknya yang memperkenalkan diri ke saya, waktu itu kita lagi break makan siang,” ucap Diah Permatasari saat berbincang di acara Rumpi No Secret Trans TV, Selasa (19/1/2026).

Menurut Diah, Aurelie kala itu masih terlihat sangat muda. Penampilannya polos, bahkan masih mengenakan seragam SMA saat menjalani proses syuting.

Ia pun mengaku terkejut ketika pria tersebut memperkenalkan Aurelie sebagai istrinya.

“Saya lihat Aurelie-nya masih kecil banget, masih kecil banget, masih polos, polos banget. Syutingnya pakai seragam SMA kan.”

“Saya terkejut sama pengakuan si laki-laki tersebut (pengakuan sudah menikah dengan Aurelie).”

“Saya hanya jawab Oh.. Oh yang panjang gitu,” tutur Diah mengenang momen tersebut.

Meski demikian, pada saat itu Diah tidak merasakan adanya kejanggalan atau tanda-tanda kekerasan.

Ia melihat Aurelie dan pria tersebut layaknya pasangan pada umumnya.

Baru setelah membaca sebagian isi buku Broken Strings, Diah mengaku mulai memahami sikap Aurelie yang tertutup dan pendiam.

“Ya setelah kejadian ada buku ini saya baru bener-bener notice. Saya sempat membahas sama suami juga ternyata ada yang seperti ini,” ujar Diah.

Pengakuan Aurelie dalam buku tersebut menjadi refleksi mendalam bagi Diah Permatasari, terutama dalam perannya sebagai seorang ibu.

Ia menyebut peristiwa ini membuka matanya akan pentingnya edukasi soal manipulasi dalam hubungan, termasuk child grooming.

“Itu dia, jadi ini semua itu jadi suatu pembelajaran. Saya punya anak cowok 2, saya jadi lebih aware. Karena anak saya kan laki-laki, saya selalu menekankan ‘jangan pernah memperlakukan pacar kamu seperti ini, jangan memanipulasi’,” kata Diah.

Menurutnya, pemahaman soal relasi sehat dan bahaya manipulasi tak hanya penting bagi anak perempuan, tetapi juga bagi anak laki-laki.

Ia berharap anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang menghormati dan memperlakukan pasangan dengan baik.

“Ini bener-bener, saya harus sering mengingatkan sama anak-anak saya. Seorang lelaki itu kan harus gentle man, kamu harus memperlakukan perempuan itu sebaik mungkin jangan sampai ada kekerasan.”

“Kalau kamu sudah ngga cocok, ga suka itu disampaikan baik-baik. Kata-kata itu kan bisa menyakitkan ya, ya jangan sampai melakukan itu.”

“Kita sebagai ibu, kita ga punya anak perempuan tapi sebetulnya sama saja loh. Kadang-kadang kita harus mengikuti insting kita loh,” pungkas Diah Permatasari.

Aurelie Sampaikan Pesan usai Bukunya Viral

Usai viralnya buku Broken Strings, Aurelie  mengaku tak nyaman melihat banyaknya asumsi dan tudingan yang diarahkan pada tokoh-tokoh dalam bukunya. 

Ia menekankan agar warganet tidak terburu-buru menyerang atau membully orang lain buntut tulisannya dalam buku Broken Strings apabila hal itu hanya berdasarkan dugaan semata.

Menurutnya, banyak hal yang beredar di luar sana belum tentu benar sehingga sebaiknya tidak dijadikan dasar untuk menghakimi orang lain.

"Please. Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings."

"Tolong jangan mem-bully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan. Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku ga enak bacanya," tulis Aurelie dalam unggahan Threads-nya, dikutip Jumat (16/1/2026).

Ditegaskan oleh Aurelie inti dari kisah yang ia tulis bukanlah untuk menunjuk atau menghakimi sosok tertentu di dunia nyata.

Baca juga: Memoar Aurelie Moeremans Jadi Sorotan, KPAI Sebut Child Grooming Bukan Sekedar Rayuan Tapi Kekerasan

Aktris yang mulai berkarier sejak tahun 2008 ini ingin pembaca memahami bahwa cerita tersebut berfokus pada pengalaman pribadi, luka yang pernah dialami, serta perjalanan penyembuhan yang ia bagikan dengan kejujuran. 

Aurelie juga menyampaikan pesan utama tentang pemulihan, bukan tentang mencari siapa yang bersalah dalam tulisannya yang kini viral tersebut.

"Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok."

"Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur," tambahnya.

Ditekankan oleh Aurelie jika ada pihak yang mengaku sebagai karakter dalam bukunya, hal itu menjadi urusan masing-masing.

Suami Tyler Bigenho itu kembali mengingatkan agar warganet tidak sekedar menebak-nebak lalu menjadikannya alasan untuk menyerang pihak lain. 

Menurutnya, sikap seperti itu hanya akan menimbulkan kesalahpahaman dan memperkeruh keadaan.

"Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan masing-masing ya, kalian bebas berpendapat soal itu."

"Tapi kalau hanya menebak-nebak dan lalu menyerang, plis jangan," pintanya tegas.

(Tribunnews.com, Rinanda/Gabriella)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini