Ringkasan Berita:
- Menurut Risty, Ramadan merupakan momen istimewa yang penuh dengan kebaikan dan kesempatan untuk memperbaiki diri
- Meski identik dengan tradisi mudik, Risty memastikan dirinya tidak memiliki rencana pulang kampung pada tahun ini, karena kedua orang tuanya ada di Jakarta
- Risty Tagor mengungkapkan bahwa tradisi saling mengirim hampers saat Lebaran menjadi hal yang selalu dilakukan setiap tahun
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris peran Risty Tagor mengaku memiliki perasaan berbeda saat bulan Ramadan mendekati akhir.
Ia justru merasakan kesedihan karena Ramadan akan segera berakhir.
“Kalau aku selalu sedih kalau sudah mau cepat-cepat Lebaran, karena Ramadan-nya sudah mau selesai ya,” kata Risty Tagor saat ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).
Menurut Risty, Ramadan merupakan momen istimewa yang penuh dengan kebaikan dan kesempatan untuk memperbaiki diri.
Baca juga: Risty Tagor Bahagia Bisa Berbagi di Bulan Ramadan
“Momen penuh ampunannya, penuh keberlimpahan kebaikannya sudah mau selesai,” ujarnya.
Meski begitu, ia tetap menantikan datangnya Lebaran karena menjadi kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga besar.
“Yang paling dirindukan sebenarnya ketemu sama banyak saudara yang mungkin ketemunya cuma pas Lebaran saja,” ucapnya.
“Karena banyak saudara-saudara kita yang sudah pada sibuk atau merantau, biasanya bisa bertemu setahun sekali di Lebaran,” lanjutnua.
Meski identik dengan tradisi mudik, Risty memastikan dirinya tidak memiliki rencana pulang kampung pada tahun ini.
Pasalnya, kedua orang tuanya serta keluarga besar tinggal di Jakarta.
“Kalau mudik nggak sih, karena Mama Papa semuanya di Jakarta. Keluarga besar di Jakarta,” pungkasnya.
Saling kirim hampers
Risty Tagor mengungkapkan bahwa tradisi saling mengirim hampers saat Lebaran menjadi hal yang selalu dilakukan setiap tahun.
Menurut Risty Tagor, pemberian hampers bukan hanya sekadar tradisi menjelang Hari Raya Idul Fitri, namun menjadi bentuk kasih sayang antar sesama muslim.
“Dalam Islam itu kan saling memberikan hadiah itu sebuah kebaikan ya. Itu tanda bahwa kita saling sayang sesama muslim,” kata Risty Tagor saat ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).
Risty mengaku setiap tahun dirinya selalu menerima hampers dari kerabat maupun orang terdekat.
Ia pun berusaha membalas dengan mengirimkan hampers sebagai bentuk perhatian.
“Jadi memang saya pribadi dari tahun ke tahun pasti menerima hampers dan itu juga akan mengembalikan hampers,” ujarnya.
Namun, Risty menyebut hampers yang ia kirim biasanya diberikan kepada orang-orang yang memiliki tempat khusus di hatinya.
“Dan yang utama biasanya diberikan adalah orang-orang yang ada di hati dan kita sayang,” lanjutnya.
Di sisi lain, Risty mengaku memiliki perasaan berbeda setiap kali Ramadan mendekati akhir. Ia justru merasa sedih karena bulan penuh berkah itu akan segera berakhir.
“Kalau aku selalu sedih kalau sudah mau cepat-cepat Lebaran, karena Ramadan-nya sudah mau selesai ya. Momen penuh ampunannya, penuh keberlimpahan kebaikannya sudah mau selesai,” ungkapnya.
Meski demikian, ada satu hal yang selalu ia rindukan saat Lebaran tiba, yakni momen berkumpul bersama keluarga besar.
“Yang paling dirindukan sebenarnya ketemu sama banyak saudara yang mungkin ketemunya cuma pas Lebaran saja,” tuturnya.
(Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)
Baca tanpa iklan