TRIUNNEWS.COM - Aktris senior sekaligus Staf Khusus Menteri Kebudayaan, Neno Warisman, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan "Wartawan Mengaji" yang digagas oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok.
Kegiatan yang memadukan kekuatan spiritual dan intelektual ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga kualitas profesi jurnalis sebagai penjaga peradaban.
Acara yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan santunan anak yatim tersebut berlangsung khidmat di halaman kantor PWI Kota Depok, Jumat (13/3/2026).
Baca juga: Perjalanan Politik Neno Warisman, dari Partai Ummat Kini Gabung Partai Gelora
Ia menilai kegiatan keagamaan seperti mengaji dapat menjadi bahan bakar spiritual agar karya tulis yang dihasilkan para jurnalis memiliki kedalaman nurani.
"Semua tergantung pada tulisan. Tulisan adalah buah peradaban, dan tidak ada bangsa yang maju tanpa tradisi menulis. Tulisan juga menjadi perekam sejarah sehingga kita bisa melihat kembali kejayaan sebuah bangsa melalui karya yang ditinggalkan," ujar Neno.
Perempuan lulusan Sastra Universitas Indonesia ini juga mendorong para jurnalis di Depok untuk tidak berhenti pada pelaporan berita harian saja, tetapi juga aktif mengembangkan komunitas atau kelas penulisan kreatif.
Neno mengungkapkan adanya peluang kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI, terutama dalam pengembangan kapasitas penulis dan skenario film.
Menurutnya, Indonesia saat ini sangat membutuhkan penulis handal untuk memperkuat industri kreatif.
"Jika teman-teman PWI Depok memiliki gagasan membentuk kelas menulis atau pelatihan, itu sangat baik dan harus diwariskan kepada generasi berikutnya. Kita butuh jurnalis yang tulisannya tidak hanya informatif, tetapi juga membangun nurani dan nilai-nilai ketuhanan," tambahnya.
Senada dengan Neno, aktor Chandra Wahyu yang populer melalui sinetron Tendangan Si Madun, turut hadir mendukung acara ini.
Selain mengapresiasi sisi religius, Chandra yang akrab disapa "Mr. Bonte" juga menggelar pengobatan tradisional gratis bagi para wartawan dan masyarakat sekitar melalui program "Bonte Cari Pahala".
"Semoga acara hari ini menjadi simbol kebangkitan wartawan masa kini untuk menggalakkan gerakan ayo mengaji dan terus berbuat kebaikan bagi masyarakat," kata Chandra.
Program "Wartawan Mengaji" tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kedua yang digelar Bidang Kerohanian PWI Kota Depok selama Ramadhan 1447 H.
Agenda ini melibatkan seluruh anggota untuk tadarus satu juz secara bergiliran hingga mencapai puncaknya pada prosesi khataman Al-Qur'an.
Baca tanpa iklan