Ringkasan Berita:
- Cinta Kuya terkejut ayahnya dihujat habis-habisan karena tuduhan memiliki ratusan dapur MBG
- Lebih dari sekadar kesal, Uya menyebut Cinta merasa sedih karena keluarganya kembali menjadi sasaran fitnah di ruang publik
- Uya Kuya pun memberi penjelasan kepada putrinya yang terpukul dengan adanya hoaks tersebut
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cinta Kuya sangat terpukul secara mental setelah sang ayah, Uya Kuya, diterpa isu hoaks. Ini bukan yang pertama bagi Uya sejak menduduki kursi anggota DPR RI.
Kali ini, Uya disebut memiliki 750 dapur program Makanan Bergizi Gratis (MBG), kabar yang langsung membuat keluarga terkejut. Bahkan sampai jadi sasaran hujatan netizen.
Perasaan Cinta Kuya disampaikan Uya, saat dijumpai di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).
“Cinta bilang, ‘Pah ini apa lagi sih?’. Terus memang anak-anak nanya, ‘Emang Papa punya dapur?’ gitu,” kata Uya.
Menanggapi pertanyaan anaknya, Uya langsung meluruskan bahwa kabar tersebut tidak benar. Ia menegaskan tidak memiliki satu pun dapur MBG seperti yang dituduhkan.
Baca juga: Rumah Dijarah hingga Difitnah, Uya Kuya Tak Menyesal Jadi Anggota DPR
"Saya bilang, 'Cin, Papa sampai sekarang enggak punya satupun dapur MBG’. Terus dia bilang, ‘Terus ini apa lagi sih, Pah? Mau apa lagi dari mereka?’ gitu ya,” tutur Uya.
Lebih dari sekadar kesal, Uya menyebut Cinta merasa sedih karena keluarganya kembali menjadi sasaran fitnah di ruang publik.
“Ya Cinta sedih lah, pastilah,” ujarnya.
Kondisi ini semakin berat karena Cinta masih mengingat kejadian traumatis pada Agustus 2025 lalu, ketika rumah keluarga mereka sempat dijarah akibat hoaks yang beredar luas di media sosial.
“Karena mereka ngalamin apa yang terjadi bulan Agustus itu akibat video-video hoaks. Video lama gue dijahit-jahit, seolah-olah gue menghina masyarakat. Padahal gue tidak pernah,” jelas Uya.
"Tapi salahnya kemarin gue tidak mengklarifikasi. Waktu itu gue diam aja,” tambahnya.
Belajar dari pengalaman tersebut, Uya kini memilih untuk tidak tinggal diam. Ia mengambil langkah hukum dengan melaporkan sejumlah akun penyebar hoaks ke Polda Metro Jaya.
“Sekarang gue enggak bisa tinggal diam. Kalau ada fitnah, ya klarifikasi," katanya.
"Walaupun gue enggak suka, tapi mau enggak mau. Ini jahat, zalim,” tegas Uya Kuya.
Uya mengungkapkan telah melaporkan sekitar 10 akun media sosial yang diduga menyebarkan fitnah tersebut. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 18 April 2026.
Langkah ini diambil setelah ia menemukan unggahan berupa foto yang telah diedit dengan narasi menyesatkan soal kepemilikan 750 dapur MBG.
Kasus ini kembali menunjukkan dampak serius dari penyebaran hoaks, yang tak hanya merusak reputasi, tetapi juga meninggalkan beban psikologis bagi keluarga yang terdampak.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Baca tanpa iklan