TRIBUNNEWS.COM - Nama pengusaha muda Giorgio Antonio mendadak menjadi perhatian publik setelah konflik rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu ramai diperbincangkan.
Giorgio Antonio ikut terseret dalam polemik panas antara Sarwendah dan Ruben Onsu, terutama setelah dirinya kedapatan sering melakukan siaran langsung atau live streaming hampir setiap hari.
Aktivitas live yang intens dan berdurasi panjang ini rupanya memicu nyinyiran dari netizen.
Banyak yang meragukan status mentereng Giorgio yang selama ini dikenal sebagai CEO perusahaan besar.
Sebelumnya, Giorgio Antonio pernah mengaku dirinya merupakan seorang CEO.
Pria berusia 32 tahun itu bahkan menyatakan bahwa ada banyak perusahaan atau PT yang didirikan atas namanya.
Salah satu perusahaan bernama PT Global Loyalty Indonesia (GLI) turut buka suara terkait jabatan Giorgio sebagai CEO.
Melalui akun Instagram resmi @gli.id, Senin (8/6/2026), PT GLI menegaskan Gio sapaan akrabnya, bukan merupakan CEO perusahaannya.
Ditegaskan PT GLI, Gio juga tidak ada kepemilikan saham.
"Menanggapi berita yang beredar di media sosial berkenaan dengan terdapat berita hoax Saudara Giorgio Antonio Chandra adalah CEO/Pemilik PT Global Loyalty Indonesia (GLI), kami menginformasikan bahwa hal tersebut tidak benar."
"Saudara Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di GLI," tulisnya.
Baca juga: Tutup Komunikasi dengan Sarwendah, Betrand Peto Akui Kecewa dengan Sikap sang Ibunda pada Ruben Onsu
PT GLI lantas mengungkap peran pria kelahiran 1993 itu saat mendatangi kantornya pada 2025 lalu.
Menurutnya, Gio hanya berkapasitas sebagai bintang tamu dalam acara yang diselenggarakan oleh PT GLI.
"Kehadiran Saudara Giorgio Antonio Chandra di kantor kami adalah dalam kapasitasnya sebagai bintang tamu pada salah satu acara yang diselenggarakan oleh GLI pada tahun 2025 lalu."
"Demikian yang dapat kami sampaikan. Terima kasih," tulisnya.
Baca tanpa iklan