Laporan Wartawan Tribunnews.com Muhammad Barir
TRIBUNNEWS.COM - PEMBALAP asal Inggris, Lewis Hamilton mengatakan alasan yang membuat Jenson Button lebih berhasil daripada dirinya di persaingan F1 musim 2011 adalah karena kompatriotnya itu akrab dan punya hubungan dekat dengan para teknisi.
Button berhasil menempati peringkat kedua di klasemen Formula satu musim 2011 lalu. Selisih poin antara Button dengan Hamilton yang menempati peringkat kelima berjarak 43 poin.
Hal itu sempat membuat heran para pengamat, pasalnya untuk pertama kali Hamilton yang merupakan juara F1 musim 2008 itu bisa dikalahkan oleh rekan setim.
"Jenson tampil sangat cepat dan dia mengumpulkan kekuatan tim di sekitar dia. Saya ingin sekali bisa terus berada di depan dia selamanya, tetapi saya tak senang jika situasi yang terjadi adalah sebaliknya," kata Hamilton.
Meskipun berhasil dikalahkan oleh rekan setim untuk pertama kalinya sepanjang karier, Hamilton mengatakan di internal tim ada suasana persaingan yang sehat antara para pembalap.
"Bagaimanapun, secara psikologis semua ini sama sekali tak menjadi masalah. Di samping itu, dia orangnya terbuka dan ramah selama saya bersama dengan dia. Ini akan menjadi persaingan yang menarik pada saat bersaing di musim 2012 bersama dia. Semua itu akan menaikkan performa McLaren," kata Hamilton.
Optimistis
Terkait dengan performa mobil MP4-27 yang akan digunakan untuk musim 2012, Hamilton mengaku optimistis. "Tentu saja. Semua itu tinggal terserah kami untuk bisa mengalahkan mereka," ketika ditanya wartawan mengenai apakah Red bull masih menjadi target incaran Hamilton, sebagaimana dilansir La Gazzetta Dello Sport.
"Sebagaimana yang saya lihat. Mobil McLaren yang baru sepertinya jauh lebih kuat dibandingkan dengan mobil keluaran musim lalu," lanjutnya. "Intinya, Red Bull adalah sebuah evolusi konsep aerodinamis yang dikenalkan pada musim 2009. Di pertengahan 2011, mobil itu menjadi sangat fenomenal."
"Berbanding terbalik dengan kami. Mobil kami selalu saja mengandalkan hal yang sama dan kami selalu saja kurang dalam hal performa," katanyanya,
Pembalap asal Inggris Raya itu juga mengaku bahwa dirinya kini berada di bawah bayang-bayang rekannya, Jenson Button, meskipun musim lalu dirinya sukses berada di atas Button.
Baca tanpa iklan