TRIBUNNEWS.COMĀ - Pelatih tunggal putra China mulai khawatir lantaran performa anak asuhnya yang menurun.
Viktor Axelsen dari Denmark dan andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting bakal jadi acuan Sun Jun selaku pelatih tunggal putra untuk meningkatkan performanya.
Di mana dua atlet tersebut cukup mendominasi khususnya dalam kualifikasi Olimpiade Paris 2024 dan pelatih tunggal putra China mencoba untuk mencari kelemahannya.
Baca juga: Punya Masalah Serupa dengan Axelsen, Gregoria Mariska Ngaku Belum Terima Hadiah Spain Masters 2023
Dilansir Aiyuke, Sun Jun menerangkan bahwa level permainan dari anak asuhnya seperti Li Shi Feng, Si Yuqi, serta Weng Hong Yang tak kunjung kompetitif.
"Sekarang pemain tunggal putra kami tidak berada dalam level teratas," buka Sun Jun menerangkan.
"Karena level Axelsen relatif stabil (di atas). Meski begitu kami masih punya peluang untuk menang jika melawan pemain lawan," sumbang Sun Jun.
Padahal, Axelsen pada awal tahun 2023 saat mengarungi Kompetisi tidak berada dalam performa terbaiknya.
Axelsen bahkan gagal mengamankan gelar juara di India Open bulan Januari 2023 lalu.
Dari kekalahan itu, Sun Jun menyimpulkan bahwa tunggal putra nomor 1 dunia itu ada kelemahan.
"Di akhir tahun lalu, dia juga pernah kalah dalam beberapa pertandingan, dan dia juga memiliki kelemahan," ungkapnya terkait kelemahan Viktor Axelsen.
Melihat peluang dan kelemahan dari jagoan Denmark, Sun Jun optimis anak asuhnya punya kesempatan untuk mengalahkan Axelsen.
Untuk saat ini, Sun Jun berupaya untuk mencari cara agar bisa mendongkrak performa anak asuhnya sekaligus celah untuk mengalahkan Axelsen.
"Kami pun punya peluang (untuk mengalahkan dia). Sekarang kuncinya tergantung pada bagaimana keputusan para pemain menanganinya saat berhadapan lagsung dan kami sedang bekerja keras untuk itu," terangnya.
Siasat untuk meningkatkan performa dari anak asuhnya, Sun Jun bertekad untuk memperbaiki kebugaran fisiknya.