Ringkasan Berita:
- Ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti pasang target juara di Indonesia Masters II 2025 Super 100
- Ini kali pertama Apriyani/Fadia mentas di turnamen Super 100 selama menjadi pasangan
- Keikutsertaan Apriyani/Fadia di Indonesia Masters II 2025 guna mencari poin demi mendongkrak ranking dunia mereka yang kini anjlok ke posisi 91
TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, menargetkan gelar juara di ajang Indonesia Masters II 2025 yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 100.
Ya, Apriyani/Fadia menjadi salah satu amunisi tuan rumah di Indonesia Masters II 2025 yang bakal berlangsung 21-26 Oktober pekan ini di GOR PBSI Pancing, Medan, Sumatera Utara.
Keikutsertaan Apriyani/Fadia di Indonesia Masters II 2025 bisa dibilang cukup mengejutkan.
Pasalnya, ini kali pertama Apriyani/Fadia turun di ajang Super 100 sejak pertama kali debut menjadi pasangan pada awal Juni 2022 silam.
Apriyani/Fadia selalu main di turnamen bergengsi, minimal bertaraf Super 300.
Bahkan sebelumnya, Apriyani/Fadia berhasil mengukuhkan namanya sebagai juara Malaysia Open 2022 Super 1000, Singapore Open 2022 Super 750, Hong Kong Open 2025 Super 500, medali perak Kejuaraan Dunia BWF 2023, hingga tampil di Olimpiade Paris 2024.
Baca juga: Poin BWF French Open 2025: Batu Loncatan Jojo Buka Kans Lolos World Tour Finals 2025
Hanya saja memang, penampilan Apriyani/Fadia mulai perlahan menurun bersamaan dengan cedera yang dialami Apriyani.
Apriyani/Fadia juga sempat dipisah.
Apriyani sempat dipasangkan dengan Febi Setianingrum, sedangkan Fadia dicoba dengan Lanny Tria Mayasari.
Kemudian dalam dua turnamen terakhir yang mereka ikuti, Apriyani/Fadia gagal berbicara banyak.
Apriyani/Fadia terhenti di babak 16 besar turnamen Super 500 yakni Hong Kong Open dan Korea Open 2025.
Adapun saat ini, Apriyani/Fadia tercecer di peringkat 91 dunia dengan 15.850 poin.
Padahal sebelumnya, Apriyani/Fadia sempat konsisten menghuni 10 besar ranking dunia pada periode 28 Agustus 2023 hingga 9 September 2024.
Maka dari itu, Apriyani/Fadia harus mencari poin sebanyak-banyaknya demi mendongkrak ranking dunia mereka.
Baca juga: Ranking BWF seusai Denmark Open 2025: Gelar Juara Bikin Jojo Comeback ke 5 Besar, Fajar/Fikri Naik
Membuang rasa gengsi lantaran harus turun di ajang Super 100, Apriyani/Fadia lantas berambisi untuk bisa naik podium tertinggi Indonesia Masters II 2025.
"Saya dan Fadia ikut turnamen Indonesia Masters II 2025 ini tentunya karena kami sedang mengumpulkan poin ranking BWF jadi tentunya kami ingin menjadi juara di sini, oleh karena itu kami memasang target menjadi juara," kata Apriyani, dikutip dari Djarum Badminton.
"Yang jelas kami akan fokus step by step dengan setiap lawan- lawan kami di setiap babaknya," tambah Apriyani yang merupakan peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Greysia Polii.
Di Indonesia Masters II 2025, Apriyani/Fadia berstatus unggulan kelima.
Apriyani/Fadia otomatis lolos ke babak 16 besar Indonesia Masters II 2025 lantaran mendapat undian bye.
Dalam olahraga, "undian bye" adalah situasi yang secara otomatis membuat pemain melaju ke babak berikutnya tanpa bertanding di babak awal.
Untuk kasus Apriyani/Fadia, mereka tidak perlu bertanding di babak 32 besar demi lolos ke 16 besar Indonesia Masters II 2025.
Selain Apriyani/Fadia, tuan rumah memiliki delapan amunisi ganda putri lainnya yang juga akan berjuang di Indonesia Masters II 2025.
Indonesia masih punya Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, Siti Sarah/Az Zahra Ditya Ramadhani, Riska Anggraini/Jania Novalita Situmorang, Imanuela Ayu Soka/Angelita Magdalena Yusup, dan Agnia Sri Rahayu/Velisha Christina.
Serta Salsabila Zahra Aulia/Adelia Nirul M, Agni Marshanda Pratistha Kuranta/Chelsea Marvelyn Istanto, dan Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri.
Poin Indonesia Masters II 2025
- 64 Besar = 510 poin
- 32 Besar = 1290 poin
- 16 Besar = 2110 poin
- 8 Besar = 3030 poin
- Semifinalis = 3850 poin
- Runner-up = 4680 poin
- Juara = 5500 poin
Hasil Drawing Wakil Indonesia di Indonesia Masters II 2025
Tunggal Putra
Babak 64 Besar
Wang Zi Jun (China) vs Yohanes Saut Marcellyno (Indonesia)
Kho Henrikho Wibowo (Indonesia) vs pemenang kualifikasi Q5
Muhammad Reza Al Fajri (Indonesia) vs Cho Geon Yeop (Korea Selatan)
Kok Jing Hong (Malaysia) vs Jason Christ Alexander (Indonesia)
Bye vs Prahdiska Bagas Shujiwo (Indonesia/unggulan 7)
Bye vs Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia/unggulan 3)
Mohammad Zaki Ubaidillah (Indonesia) vs Ming Hong Lim (Malaysia)
Pemenang kualifikasi Q4 vs Christian Adinata (Indonesia)
Riki Takei (Jepang) vs Bismo Raya Oktora (Indonesia)
Babak Kualifikasi
Richie Duta Richardo (Indonesia) vs Jun An Yew (Malaysia)
Shawn Hiu (Malaysia) vs Darren Gerrard Tanninovich (Indonesia)
Teh Jin Hong (Malaysia) vs Dendi Triansyah (Indonesia)
Krishna Adi Nugraha (Indonesia) vs Aditya Tripathi (India)
Tunggal Putri
Babak 32 Besar
Manami Suizu (Jepang/unggulan 1) vs Aisyah Sativa Fatetani (Indonesia)
Bilqis Prasista (Indonesia) vs Siti Zulaikha (Malaysia)
Chiara Marvella Handoyo (Indonesia) vs pemenang kualifikasi Q1
Kim Min Sun (Korea Selatan) vs Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi (Indonesia)
Yulia Yosephine Susanto (Indonesia) vs Thalita Ramadhani Wiryawan (Indonesia)
Lee Yu-Hsuan (Taiwan) vs Deswanti Hujansih Nurtertiati (Indonesia)
Mutiara Ayu Puspitasari (Indonesia) vs P. Choelkeewong (Thailand/unggulan 2)
Babak Kualifikasi
Aulia Dwi Rahayu (Indonesia) vs Yuan An Qi (China)
Zheng Xin Yan (China) vs Salsabila Amiradana (Indonesia)
Kavitha Nadjwa Aulia (Indonesia) vs Zuzanna Jankowska (Polandia)
Siti Nuraisyah (Indonesia) vs Yang Jing Rui (China)
Ganda Putra
Babak 32 Besar
Bye vs Michael Kaldrian Wiguna/Erwin Rendana Purnomo (Indonesia)
Ng Ka Seng/Tong Chon In (Makau) vs Ghian Rizqy Sofyan/khsan Lintang Pramudya (Indonesia)
Muhammad Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino (Indonesia) vs Taufik Aderya/Sansan Herdiansyah (Indonesia)
Ayato Endo/Yuta Takei (Jepang) vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia/unggulan 3)
Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi (Indonesia) vs Yuan/Lin Xiang Yi (China/unggulan 6)
Dexter Farrell/W. Prasetyo (Indonesia) vs Thanawin Madee/Phuttimeth Semkunta (Thailand)
Ganda Putri
Babak 32 Besar
Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine (Indonesia/unggulan 1) vs bye
Han Yu Chen/Lee Yu-Hsuan (Taiwan) vs Siti Sarah/Az Zahra Ditya Ramadhani (Indonesia)
Riska Anggraini/Jania Novalita Situmorang (Indonesia) vs Imanuela Ayu Soka/Angelita Magdalena Yusup (Indonesia)
Yuho Imai/Tsukiko Yasaki (Jepang) vs Agnia Sri Rahayu/Velisha Christina (Indonesia)
Ho Lo Ee/Amanda Yap (Malaysia) vs Salsabila Zahra Aulia/Adelia Nirul M (Indonesia)
Bye vs Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Indonesia/unggulan 5)
Agni Marshanda Pratistha Kuranta/Chelsea Marvelyn Istanto (Indonesia) vs Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri (Indonesia)
Ganda Campuran
Babak 32 Besar
Marwan Faza/A. Pranata (Indonesia/unggulan 1) vs bye
Wee Yee Tern/Clarissa San (Malaysia) vs Renaldi Samosir/Masita Mahmudin (Indonesia)
Dejan Ferdinansyah/B. Wardana (Indonesia) vs Liao Pin Yi/Tang Rui Zhi (China)
E. Purnomo/Nathalie Ivyana (Indonesia) vs Jonathan Sutanto/G. Bolang (Indonesia)
Bye vs Bobby Setiabudi/M. Oktavian (Indonesia/unggulan 3)
(Tribunnews.com/Isnaini)
Baca tanpa iklan