Ringkasan Berita:
- Kontingen Indonesia bisa meraih target 80 medali emas SEA Games 2025 hari ini, Kamis (18/12/2025)
- Situasi tersebut bersamaan dengan adanya atlet Indonesia yang akan melakoni laga perebutan medali emas SEA Games 2025 mulai dari cabor panahan, gulat, kabaddi, hingga futsal putri
- Saat ini, Indonesia berada di urutan dua klasemen perolehan medali SEA Games 2025 dengan 72 emas, 82 perak, dan 77 perunggu
TRIBUNNEWS.COM - Kontingen Indonesia mempunyai kans atau peluang untuk mencapai target 80 medali emas SEA Games 2025 hari ini, Kamis (18/12/2025).
Ya, Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) bersama KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), NOC (Komite Olimpiade Nasional) serta CdM (Chef de Mission) sebelumnya menargetkan kontingen Merah Putih bisa menempati posisi tiga besar klasemen akhir dengan target 80 medali emas SEA Games 2025.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, pada pertengahan November 2025 lalu.
"Saya harap kita benar-benar serius dalam memperjuangkan martabat bangsa. Saya meminta seluruh cabor yang berpartisipasi itu memberikan kontribusi medali."
"Tapi, hasil evaluasi kami baru di 80an. Artinya, kalau emas di 80an sama targetnya seperti sebelum-sebelumnya di ranking 3," kata Erick Thohir.
Adapun saat ini, Indonesia berada di urutan dua klasemen perolehan medali SEA Games 2025 dengan 72 emas, 82 perak, dan 77 perunggu.
Baca juga: Jadwal Wakil Indonesia di SEA Games 2025 Hari Ini: Timnas Futsal & Voli Kembali Berjuang
Indonesia bisa mencapai target 80 medali emas SEA Games 2025 hari ini.
Yang artinya, tinggal delapan medali emas lagi untuk bisa mencapai target.
Situasi tersebut bersamaan dengan adanya sejumlah cabor (cabang olahraga) yang mempertandingkan laga perebutan medali emas, mulai dari panahan, gulat, kabaddi, hingga futsal putri.
Sebanyak delapan medali emas bisa saja diraih hari ini, syaratnya ya harus menang.
Dari cabor panahan yang bertempat di Football Field 1, Sports Authority of Thailand, Bangkok, kontingen Indonesia berpeluang meraih dua medali emas lewat nomor team compound dan individual compound.
Di final nomor team compound, Indonesia akan berhadapan dengan Singapura pukul 10.00 WIB.
Lalu di final nomor individual compound, wakil Indonesia yakni Nurisa Dian Ashrifah bakal bersua utusan Singapura, Ong Madeleine Xue Li, pukul 12.00 WIB.
Baca juga: Comeback dari Cedera, Emilia Nova Raih Emas dan Perak di SEA Games 2025
Kemudian dari cabor gulat, kontingen Indonesia berpeluang meraih empat medali emas lewat Sarah Novita (50kg freestyle putri), Mutiara Ayuningtyas (53kg freestyle putri), Mutaharoh (57kg freestyle putri), dan Kharisma Tantri Herlina (62kg freestyle putri).
Pertandingan gulat hari ini dimulai dari babak preliminary dan langsung lanjut ke laga final, bertempat di 4th Floor Pacific Park Shopping Center Sriracha, Chonburi, mulai pukul 10.00 WIB.
Lanjut, Timnas kabaddi Indonesia berpeluang meraih dua medali emas lewat nomor three stars putra dan putri.
Senada dengan gulat, pertandingan kabbadi hari ini dimulai dari babak preliminary dan langsung lanjut ke partai final.
Tim kabaddi Indonesia baik putra dan putri akan memulai babak preliminary melawan Singapura pukul 12.00 WIB, pertandingan dihelat di Chalermphrakiat Sports Operations Center Building, Rajamangala University of Technology Rattanakosin
Beralih ke cabor lain, ada Timnas futsal putri Indonesia yang akan memperebutkan medali emas melawan Vietnam, pertandingan dihelat di Bangkokthonburi University, Bangkok, pukul 16.30 WIB.
Apabila kontingen Indonesia kompak meraih medali emas dari cabor di atas, otomatis target akan terwujud, bahkan masih bisa lebih.
Mengingat masih ada pertandingan dari cabor lain yang juga memperebutkan medali emas.
Lebih lanjut, SEA Games 2025 baru akan berakhir pada 20 Desember mendatang.
Jadwal SEA Games 2025
Klasemen Perolehan Medali SEA Games 2025
Per Kamis (18/12/2025)
1. Thailand - 186 emas | 119 perak | 79 perunggu | 384 medali
2. Indonesia - 72 emas | 82 perak | 77 perunggu | 251 medali
3. Vietnam - 64 emas | 68 perak | 94 perunggu | 226 medali
4. Singapura - 46 emas | 42 perak | 63 perunggu | 151 medali
5. Malaysia - 40 emas | 46 perak | 106 perunggu | 192 medali
6. Filipina - 37 emas | 55 perak | 120 perunggu | 212 medali
7. Myanmar - 3 emas | 19 perak | 34 perunggu | 56 medali
8. Laos - 2 emas | 9 perak | 19 perunggu | 32 medali
9. Brunei Darussalam - 1 emas | 3 perak | 4 perunggu | 8 medali
10. Timor Leste - 0 emas | 0 perak | 3 perunggu | 3 medali
(Tribunnews.com/Isnaini)
Baca tanpa iklan