TRIBUNNEWS.COM - Hasil match kedua BWF World Tour Finals 2025 dari sektor tunggal putra Grup A, wakil Indonesia Jonatan Christie harus mengakui keunggulan wakil Denmark, Anders Antonsen, Kamis (21/12/2025) malam.
Berlaga di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, China, Jojo harus mengakui keunggulan Antonsen straight game 21-16, 21-14 dalam tempo 49 menit.
Jojo sempat memberikan perlawanan di awal-awal set, baik yang pertama dan yang kedua atas Antonsen. Namun momentum itu pudar setelah interval.
Tunggal putra Indonesia itu terpaut poin yang cukup jauh dari Antonsen hingga akhir set.
Hasil ini meneruskan tren negatif Jojo di BWF World Tour Finals 2025 setelah laga pertama kalah 21-10, 21-14 dari wakil Thailand, Kunlavit Vitidsarn.
Peluang Jojo lolos ke semifinal gagal dan akan melawan Christo Popov di laga pamungkas Grup A besok.
Baca juga: BWF WTF 2025: Kedigdayaan Christo Popov Bikin Jonatan Christie Rawan Angkat Koper
Jalannya Pertandingan
Di awal set pertama, Jojo dan Antonsen sali berebut satu poin untuk membuat kedudukan 2-2.
Antonsen mulai memimpin ketika clearnya jauh dalam jangkauan Jojo.
Jojo kemudian tertinggal dua poin ketika pengembalian shuttlecocknya gagal mendarat di area Antonsen.
Setelah itu, Antonsen melakukan kesalahan yang sama dua kali sehingga membuat kedudukan 2-2.
Pengembalian yang kurang sempurna dari Antonsen membuat Cock keluar dari arena permainan.
Di sisi lain, Jojo kerap kehilangan momentum ketika mengembalikan bola karena terbentur net. Tetapi ia juga mendapat keuntungan ketika memancing Antonsen dalam permainan nett yang membuatnya kehilangan bola karena keluar batas lapangan.
Jojo berbalik unggul atas Antonsen 6-5.
Laga kian menarik setelah itu. Baik Jojo maupun Antonsen saling berebut satu poin untuk unggul.
Dropshot Jojo gagal melewati net, Antonsen unggul 10-8.
Hingga akhirnya dropshot menyilang Antonsen gagal dijangkau Jojo. Antonsen unggul pada interval pertama dengan skor 11-9 dalam waktu 11 menit.
Setelah interval, permainan Jojo lebih tenang meski dalam keadaan tertinggal poin.
Jojo memancing Antonsen bermain di sisi yang sama sebelum akhirnya melepaskan drive menyilang.
Hal itu juga dilakukan Jojo ketika mendapatkan poin saat mengelabui Antonsen dengan permainan net.
Skor 13-13 untuk Jojo dan Antonsen.
Tapi setelah itu, time out diambil oleh Antonsen. Antonsen berhasil mematikan momentum untuk mengambil serve.
Ia merebut tiga poin dari Jojo 16-13.
Jojo sempat memberi perlawanan dengan melepaskan smash keras, tetapi tersangkut di net.
Antonsen akhirnya meraih kemenangan set pertama atas Jojo dengan skor 21-16. Smash menyilang yang keras dari Antonsen menjadi menu penutup set pertama.
Pada set kedua, Jojo lengah dalam memanfaatkan momentum, pengembalian cock yang sempurna melewati net menguntungkan Antonsen.
Terkadang, pengembalian yang tanggung dari Jojo langsung disambar dengan smash keras Antonsen hingga menyebabkan senar raketnya putus.
Antonsen unggul 4-2 atas Jojo.
Setelah itu, Jojo bahkan tertinggal 4 poin atas Antonsen sebelum dropshot menyilangnya menghentikan momentum Antonsen 6-3.
Tak banyak poin yang bisa didapat Jojo atas Antonsen sampai interval kedua. Smash keras dari Antonsen membuat Jojo tertinggal 6 poin pada interval kedua, 11-5.
Antonsen cukup konsisten setelah interval kedua. Smash menyilang, dropshot, dan permainannya terkombinasi dengan baik.
Jojo sempat mendapat peluang dengan kombinasi net dan clear, namun kesulitan menjaga momentum sehingga selisih poin keduanya cukup jauh, yakni 7 poin, 15-8.
Unggulan empat itu bukan tanpa kesalahan, Antonsen beberapa kali terpancing dari permainan Jojo sehingga membuatnya mengembalikan cock keluar arena permainan.
Jojo menjaga asa dengan kedudukan 12-16 atas Antonsen.
Momen kembali terjadi pada kedudukan 17-14 saat Jojo merebut poin dari Antonsen.
Untuk ketiga kalinya dalam pertandingan ini, Antonsen terpancing dari permainan net Jojo sehingga ia mendapatkan poin dengan mudah ketika menempatkan bola jauh dari jangkauan.
Tapi itu tidak berlaku pada kesempatan keempat, block Antonsen membuat cock berubah ke area Jojo.
Antonsen mengakhiri set kedua dengan skor 21-14. Pengembalian Jojo yang terlalu jauh keluar area permainan.
(Tribunnews.com/Sina)
Baca tanpa iklan