Ringkasan Berita:
- Di tengah fokus Marc Marquez latihan di Spanyol gunakan motor Panigale V2, Ducati dikejutkan oleh isu liar soal perubahan line-up pembalap MotoGP 2027
- Ketimbang Marc Marquez, bursa transfer pembalap MotoGP 2027 menyudutkan Pecco Bagnaia berpeluang ditendang pabrikan Ducati
- Fabio Quartararo jadi kandidat paling kuat dengan jaminan mampu bersaing intens melawan Marc Marquez
TRIBUNNEWS.COM - Beda kondisi membayangi duo Ducati dalam 'bursa transfer pembalap' untuk MotoGP 2027. Jika Marc Marquez fokus latihan, Pecco Bagnaia tak sepenuhnya aman.
Isu liar berhembus dari garasi Ducati Lenovo Team, jelang dimulainya MotoGP 2026 awal Maret mendatang.
Warta yang tersiar ialah kemungkinan besar Ducati mengganti tandem Marc Marquez pada MotoGP 2027. Ini berarti MotoGP 2026 bisa menjadi kebersamaan terakhir pabrikan Ducati dengan Francesco 'Pecco' Bagnaia.
Marc Marquez saat ini tengah menjalani masa pemulihan pasca-operasi cedera bahu kanan yang diperolehnya saat balapan di Mandalika di 2025.
Tiga hari lalu, tepatnya Minggu (11/1), Ducati memperlihatkan bagaimana Marc Marquez kembali mengaspal mengendarai Ducati Panigale V2 MM93 tribute of world champion dan Panigale V4 di Sirkuit Aspar, Spanyol.
Selama sesi latihan, Marquez didampingi manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi. Latihan ini menjadi langkah penting sebelum Marquez kembali menjajal Ducati Desmosedici pada tes resmi.
Di sela-sela Marc Marquez latihan, isu seputar kasak-kusuk perpindahan pembalap atau Silly Season untuk MotoGP 2027, juga berseputar dari garasi Ducati.
Saat Marc Marquez tinggal menunggu waktu untuk menerima sodoran perpanjangan kontrak dari pabrikan Bologna, Italia, lain cerita dengan Pecco Bagnaia.
Performa menukik Italiano berusia 29 tahun di musim 2025, membuat posisinya untuk MotoGP 2027 tidak sepenuhnya aman.
Bahkan jika dibuat perbandingan, lebih banyak media yang menyebut kandidat pengganti Pecco ketimbang Marquez di Ducati.
Alex Marquez, Fermin Aldeguer, dan Pedro Acosta diklaim sebagai favorit untuk mengisi posisi Pecco Bagnaia di pabrikan Ducati bersanding dengan Marc Marquez.
Menariknya, isu baru muncul soal opsi juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo menggantikan Pecco Bagnaia.
Fabio Quartararo Datang, Pecco Bagnaia Ditendang
Dalam diskusi di podcast Paddock Pass, jurnalis MotoGP David Emmett memprediksi bahwa Ducati berpotensi membuat langkah berani dengan merombak susunan pembalapnya.
Menurutnya, Pecco Bagnaia berada dalam posisi rawan setelah menjalani musim 2025 yang jauh dari ekspektasi, sementara Fabio Quartararo justru disebut sebagai kandidat kuat untuk masuk ke skuad pabrikan Ducati pada 2027.
Dominasi Ducati dalam beberapa tahun terakhir menjadi dasar utama prediksi tersebut.
Baca juga: Sudah Ngobrol dengan Marquez & Bagnaia, Ducati Niat Tak Utak-atik Line-up Pembalapnya di MotoGP 2027
Empat gelar juara dunia terakhir diraih dengan motor Desmosedici, dan Ducati belum terkalahkan dalam klasemen konstruktor sejak 2019.
Fakta ini membuat Ducati dipandang sebagai pilihan paling aman bagi pembalap yang mengejar gelar juara, terlepas dari perubahan regulasi.
Emmett menilai Ducati tidak perlu menawarkan kontrak bernilai fantastis untuk menarik Quartararo. Menurutnya daya tarik utama Ducati adalah performa motor, bukan sekadar nominal gaji.
“Ducati bukan soal berenang di uang. Tawaran mereka sederhana: jika ingin menjadi juara dunia, datang dan naik motor kami,” ujar Emmett, dikutip dari laman MotoGPNews.
Ia juga menilai Quartararo yang belum memenangi balapan MotoGP sejak 2022, bersedia mengorbankan pendapatan besar demi peluang kembali bersaing di level tertinggi.
Pandangan tersebut diamini jurnalis lain, Neil Morrison, yang memprediksi duet Marc Marquez dan Fabio Quartararo sebagai pasangan ideal Ducati di era baru MotoGP.
Kombinasi pengalaman juara dunia dan talenta murni dinilai cocok untuk menghadapi tantangan regulasi baru.
Namun tidak semua sepakat, Adam Wheeler justru mengajukan skenario berbeda.
Ia memprediksi Marc Marquez akan pensiun lebih cepat, membuka jalan bagi Quartararo bergabung dengan Ducati tanpa harus menggeser Pecco Bagnaia. Dalam skenario ini, Bagnaia tetap dipertahankan sebagai pembalap utama Ducati.
Apapun keputusannya, pasar pembalap MotoGP 2027 dipastikan akan sangat dinamis. Ducati berada di posisi sentral, dan pilihan mereka berpotensi mengubah peta kekuatan MotoGP di era baru.
(Tribunnews.com/Giri)
Baca tanpa iklan