Ringkasan Berita:
- Raymond/Joaquin melaju ke final Indonesia Masters 2026 setelah menang dari Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani lewat pertarungan dua set langsung dengan skor 19-21, 14-21.
- Ini jadi final BWF Super 500 kedua bagi Raymond/Joaquin setelah yang pertama terjadi di Australia Open 2025 lalu yang berakhir dengan juara.
- Di final, Raymond/Joaquin akan melawan pemenang antara Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard vs Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
TRIBUNNEWS.COM - Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melangkah ke final Indonesia Masters 2026 setelah memenangi perang saudara sesama wakil Merah Putih di babak semifinal, Sabtu (24/1/2026).
Raymond/Joaquin sukses menang dari Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani lewat pertarungan dua set langsung dengan skor 19-21, 14-21.
Salah satu kunci kemenangan Raymond/Joaquin di laga ini adalah perubahan permainan mereka setelah jeda interval di dua set.
Mereka sempat tertinggal jauh saat membuka permainan dengan 9-1, namun mereka berbalik memimin setelah jeda.
Pun demikian di set kedua, setelah skor ketat sebelumya mereka membuat perbedaan jauh setelah mendapat rentetan poin beruntun.
Duel di Istora Senayan itu tuntas dalam waktu 36 menit yang menghasilkan tiket final BWF Super 500 kedua bagi Raymond/Joaquin.
Sebelumnya pasangan muda Indonesia ini pertama kali ke final Super 500 BWF pada November lalu di Australia Open yang berbuah gelar juara.
Kini, Raymond/Joaquin berkesempatan untuk menjadi juara kedua kalinya setelah menaklukkan Sabar/Reza.
Kemenangan ini juga membuat mereka sukses revans setelah di 32 besar Malaysia Open dua pekan lalu kalah dari Sabar/Reza.
Di final, Raymond/Joaquin akan melawan pemenang antara Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard vs Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Baca juga: Tembus Final Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan Mengaku Merinding di Istora Senayan
Jalannya Pertandingan
Sabar/Reza membuka gim pertama dengan apik. Mereka membaca permainan Raymond/Joaquin dengan baik.
Mereka mengontrol perminan dan mampu unggul cepat 6-0 dala, watu dua menit.
Raymond/Joaquin seakan kurang cepat panas memulai gim pertama ini. Mereka kian tertinggal jauh 9-1 setelah tiga poin beruntun yang didapat Sabar/Reza.
Sebelum memasuki jeda interval, Raymond/Joaquin mulai menemukan ritme permainan mereka dan tak cepat mati sendiri.
Empat poin beruntun mereka dapatkan untuk memangkas ketertinggalan menjadi 9-5.
Jarak tiga poin bertahan saat memasuki interval jeda set pertama dengan Sabar/Reza memimpin 11-8.
Memasuki pertengahan set, momentum beralih ke Raymond/Joaquin. Pasangan juara Australia Open 2025 ini akhirnya menyamakan keadaan di angka 12-12.
Bahkan, empat poin lanjutan dari Raymond/Joaquin membuat mereka berbalik unggul tiga poin menjadi 13-16.
Sabar/Reza tak mau membiarkan kompatriotnya ini melaju begitu saja. Mereka merespon secara perlahan dan membuat skor kembali sama di angka 17-17.
Di poin krusial, Raymond/Joaquin terus mencecar Sabar/Reza. Mereka mencapai game poin lebih dulu lewat keunggulan 18-20 setelah return smash Sabar keuluar di samping garis.
Sabar/Reza sempat menunda kemenangan dengan menambah satu poin, namun Raymond/Joaquin yang terus mencecar akhirnya menang 19-21.
Di set kedua, laga ketat berjalan sejak poin pertama. Poin berbalas poin pun terjadi.
Sabar/Reza sempat unggul dua poin saat 6-4, namun Raymond/Joaquin berbalik unggul 6-8 setelah mendapat empat poin beruntun.
Skor ketat lagi-lagi terjadi dengan poin 8-8 dan 9-9 sebelum kemudian ditutup dengan 9-11 untuk keunggulan Raymond/Joaquin saat jeda interval.
Entah apa yang terjadi selama jeda interval ini, karena permainan kedua pasangan cukup berubah signifikan.
Raymond/Joaquin terus menggempur pertahana Sabar/Reza yang akhirnya berbuah dengan keunggulan jauh pasangan muda binaan pelatnas PBSI ini.
Pasangan yang mengalahkan Fajar/Fikri di perempat final kemarin itu unggul jauh 9-14 setelah mendapat tiga poin beruntun.
Saat Sabar/Reza hanya menambah satu poin, Raymond/Joaquin terus mendapat lima poin tambahan untuk unggul 10-19.
Mendekat poin akhir, Sabar/Reza sempat mencoba bangkit. Mereka mendapatkan tiga poin berutun untuk mendekatkan poin menjadi 14-20.
Gempuran serangan dari Raymond/Joaquin akhirnya membuat mereka memenangi set kedua dengan skor 14-21.
Hasil Semifinal Indonesia Masters 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Court 1
- Match 1 (WS): Chen Yu Fei (China/1) vs Nozomi Okuhara (Jepang), 21-15, 24-22
- Match 2 (MS): Loh Kean Yew (Singapura/6) vs Panitchaphon Teeraratsakul (Thailand), 17-21, 17-21
- Match 3 (XD): Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia/3) vs Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin (China/2), 21-17, 21-12
- Match 4 (MS): Alwi Farhan (Indonesia/8) vs Chi Yu Jen (Taiwan), 21-11, 21-12
- Match 5 (XD): Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu (Indonesia/6) vs Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark),
22-20, 19-21, 17-21
- Match 6 (WD): Rachel Allessya/Febi Setianingrum (Indonesia) vs Arisa Igarashi/Miyu Takahashi (Jepang), 12-21, 21-19, 13-21
- Match 7 (WD): Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia/1) vs Lanny Tria/Apriyani Rahayu (Indonesia)
- Match 8 (MD): Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard (Denmark) vs Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia/4)
Court 2
- Match 1 (WS): Pitchamon Opatniputh (Thailand) vs Karuphathevan Letshanaa (Malaysia), 21-15, 21-17
- Match 2 (MD): Sabar Karyaman/Reza Pahlevi (Indonesia/5) vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia), 19-21, 14-21
(Tribunnews.com/Tio)
Baca tanpa iklan