TRIBUNNEWS.COM - Tanda tanya comeback Viktor Axelsen mulai muncul tatkala melihat update ranking BWF pekan ini per Selasa (27/1/2026) kemarin yang menunjukkan ia kini turun hingga posisi ke-51 dunia.
Tentu posisi tersebut tak menguntungkan sang pemain sama sekali mengingat ia harus mengais asa lewat turnamen level kecil seperti super 100, 300, 500, untuk bisa kembali dapat slot main di turnamen level super 750 hingga 1000.
Hanya saja, Axelsen tampaknya masih terhambat oleh cedera punggung yang ia derita. Tak ayal jika ia memutuskan untuk mundur di tiga turnamen awal tahun 2026. Bahkan total ia tak ikut sampai 4 turnamen Asia sejak Malaysia hingga Thailand.
Menilik agenda BWF, Axelsen juga tak ambil bagian dalam gelaran bertajuk German Open 2026 dan bahkan All England 2026.
Absennya Axelsen di pembukaan musim BWF World Tour 2026 mulai Malaysia dan India Open, serta Indonesia Masters disebabkan oleh cedera punggung kronis yang kembali kambuh.
Meskipun sempat menjalani operasi dan mencoba comeback di akhir 2025, kondisinya ternyata belum pulih 100 persen. Alasan itu yang membuat jagoan Denmark harus banyak melewatkan rentetan turnamen awla BWF World Tour.
Baca juga: Update Ranking BWF Pasca-Indonesia Masters: Alwi Farhan Meroket Berkat Juara, Axelsen Tak Tertolong
Melalui TV2 Sport Denmark, Axelsen mengonfirmasi bahwa ia mengalami masalah prolaps pada punggungnya yang menyebabkan tekanan pada saraf, terutama merambat ke kaki kirinya.
Hal ini menimbulkan rasa sakit yang hebat (saraf kejepit) sehingga ia tidak bisa berkompetisi dalam level intensitas tinggi.
Adapun agenda operasi yang sudah pernah dilakukan oleh Axelsen yakni pada April 2025 lalu. Ia telah melakoni operasi disc herniation (saraf kejepit).
Namun, setelah mencoba kembali bermain di Hong Kong Open dan Denmark Open 2025, ia merasakan gejala yang sama persis dengan sebelum operasi.
Hal ini memaksanya untuk menarik diri dari turnamen awal 2026 guna menghindari kerusakan jangka panjang mengutip Olympics.com.
Axelsen secara terbuka menyatakan bahwa ia tidak ingin memaksakan diri tampil jika hanya dalam kondisi 70-80 persen karena risiko cedera yang lebih parah.
Lewat X (twitter) pribadinya, Axelsen menegaskan bahwa saat ini fokusnya bukan untuk mengejar poin BWF saja.
Pemain yang akrab dengan sapaan Papa Vega tengah fokus kepada pemulihan total demi memperpanjang kariernya hingga Olimpiade 2028.
Viktor Axelsen di BWF World Tour 2026
- Malaysia Open (super 1000): Mundur
- India Open (super 750): mundur
- Indonesia Masters (super 500): mundur
- Thailand Masters (super 300): absen
- German Open (super 300): absen
- All England (super 1000): absen
(Tribunnews.com/Niken)
Baca tanpa iklan