TRIBUNNEWS.COMĀ - Jadwal F1 GP Australia 2026 yang jadi race pembuka musim 2026 akan berlangsung di Sirkuit Albert Park, Melbourne, pada Minggu (8/3/2026) pukul 11.00 WIB.
Menjelang dimulainya lomba, pembalap tim Ferrari, Charles Leclerc, mengungkapkan rasa cemasnya terkait sistem teknologi terbaru yang diterapkan pada mobil musim ini.
Rumitnya teknologi mesin hybrid tahun 2026 menjadi titik balik besar bagi F1 karena adanya perubahan total pada aturan mesin dan kerangka mobil.
Kini, mesin mobil sangat bergantung pada tenaga listrik dengan perbandingan 50:50 antara bahan bakar dan baterai.
Hal ini membuat cara pembalap mengelola energi menjadi jauh lebih rumit, terutama saat momen keberangkatan (start).
Salah satu penyebab utamanya adalah penghapusan komponen bernama MGU-H, yakni unit yang sebelumnya mengubah panas mesin menjadi listrik.
Tanpa alat ini, pembalap harus menjaga putaran mesin tetap tinggi selama 10 detik sebelum mulai melaju.
Jika salah perhitungan meski hanya sedetik, sistem pengaman mobil bisa aktif secara otomatis dan membuat mobil justru berhenti atau melambat saat lampu hijau menyala.
Leclerc Cemas
Potensi Kekacauan di lintasan yang dikhawatirkan oleh rekan setim Lewis Hamilton tersebut menilai bahwa kesalahan kecil dalam prosedur teknologi ini bisa berakibat fatal.
Pembalap McLaren, Oscar Piastri, bahkan menyebut seorang pembalap bisa kehilangan hingga tujuh posisi sekaligus jika gagal mengatur sistem tersebut dengan sempurna.
"Ada banyak hal yang belum pasti," ujar Leclerc sebagaimana melansirĀ Motorsport.
Ia menjelaskan bahwa posisi pembalap bisa berubah drastis dalam sekejap, bahkan seseorang bisa menyalap banyak mobil sekaligus, atau justru disalip oleh separuh peserta balapan lainnya jika melakukan kesalahan bodoh dalam pengaturan mesin.
Baca juga: Starting Grid F1 GP Australia 2026: Mercedes Front Row, McLaren Baris Ketiga, Verstappen Tercecer
Peluang Ferrari Menghadapi Mercedes
Meskipun sistem baru ini sulit, tim Ferrari dianggap cukup sukses beradaptasi. Dalam sesi uji coba sebelumnya, Lewis Hamilton berhasil melesat dari posisi kelima ke posisi pertama berkat pengaturan yang tepat.
Namun, Leclerc tetap was-was terhadap tim Mercedes yang saat ini memimpin di posisi start satu dan dua.
Ia memprediksi bahwa mesin Mercedes mungkin lebih sulit untuk mencapai pengaturan optimal saat start.
Baca tanpa iklan