Ringkasan Berita:
- Kabar Marcus Gideon berniat comeback main badminton jelas mengejutkan
- Media Malaysia turut menyoroti isu tersebut karena kabar ini cukup heboh
- Kim Won-ho/Seo Seung-jae yang saat ini mendominasi pemicu comeback Marcus
TRIBUNNEWS.COM - Media Malaysia turut memberikan sorotan soal potensi comeback seorang Marcus Gideon, eks penghuni ranking 1 dunia ganda putra bersama Kevin Sanjaya.
Media bernama The Star menuliskan bahwa dunia bulu tangkis internasional mendadak heboh karena mantan ganda putra nomor satu dunia kebanggaan Indonesia, Marcus Gideon, melemparkan sinyal kuat untuk membatalkan masa pensiunnya.
Sosok yang akrab disapa Sinyo ini mengaku tengah menimbang serius untuk kembali mengayunkan raket di panggung kompetisi dunia.
Salah satu pemantik utama yang membakar semangat Marcus adalah rasa penasarannya terhadap kekuatan ganda putra terbaik Korea Selatan saat ini, Seo Seung-jae/Kim Won-ho.
Pasangan peringkat satu dunia tersebut baru saja sukses mempertahankan takhta mereka di All England setelah menumbangkan wakil Malaysia dalam laga final yang dramatis.
Meski sudah mengumumkan gantung raket pada Maret tahun 2025 lalu, Marcus mengaku tetap memantau perkembangan peta kekuatan bulu tangkis global.
Ia merasa tertantang untuk menguji kemampuannya melawan duet Kim/Seo jika kesempatan itu datang.
"Saya masih merasakan keinginan untuk bermain. Saya penasaran dengan apa yang membuat Seung-jae dan Won-ho begitu kuat," kata Marcus.
"Saya sering menghadapi Seung-jae sebelumnya, tetapi dengan pasangan yang berbeda, bukan Won-ho," ungkap Marcus.
Marcus juga memuji kematangan sang rival yang kini dinilainya jauh lebih solid.
Baca juga: Disebut The Next Minions, Begini Pendapat Marcus Gideon soal Raymond/Joaquin
"Saat dia berpasangan dengan Kang Min-hyuk, saya berhasil memenangkan banyak pertandingan," terang eks partner Kevin.
"Mungkin sekarang dia lebih baik dan lebih dewasa, tetapi saya tetap penasaran. Mereka sangat bagus, jarang kalah, bahkan bisa memenangkan 12 gelar dalam setahun," tambahnya.
Misi Menunaikan Wasiat Terakhir
Selain faktor teknis, dorongan emosional yang mendalam menjadi alasan terkuat di balik rencana kembalinya Marcus.
Mendiang ayahnya, Kurniahu Tjio Kay Kie, sempat menitipkan harapan agar sang putra kembali ke lapangan hijau sebelum berpulang pada 29 Januari lalu.
Marcus menceritakan momen menyentuh saat sang ayah berada di ruang perawatan intensif (ICU).
"Sebelum meninggal dunia, ayah memberi tahu saya bahwa saya harus bermain lagi. Hal itu membuat saya memikirkannya. Saat beliau di ICU, rasanya seolah beliau mendesak saya untuk kembali," kenang Marcus.
Dominasi yang kini dirasakan Kim/Seo sejatinya sangat identik dengan kejayaan yang pernah diukir Marcus bersama Kevin.
Pasangan berjuluk The Minions tersebut sempat merajai peringkat satu dunia selama 260 minggu berturut-turut, sebuah rekor yang membuat mereka menjadi pasangan paling ditakuti pada masanya.
Kini, Marcus telah membuka pintu komunikasi dengan staf pelatih nasional Indonesia untuk menjajaki kemungkinan tersebut.
Ia bahkan sudah berdiskusi dengan pelatih Chafidz Yusuf mengenai peluang berpasangan dengan pemain yang saat ini belum memiliki rekan duet yang cocok.
"Ada kemungkinan, tetapi kita lihat bagaimana perkembangannya. Jika ada kesempatan dengan pemain yang cocok, maka itu bisa terjadi. Namun jika tidak, tidak perlu dipaksakan," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Niken)
Baca tanpa iklan